Punya Atlet Berpengalaman PON, Persambi Tangsel Percaya Diri Hadapi Porprov 2026

Berbekal pengalaman atlet yang pernah berlaga di PON, Persambi Tangsel percaya diri menghadapi persaingan Porprov VII Banten 2026.
Atlet Sambo Persambi Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjalani latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Porprov VII Banten 2026. Pengalaman sejumlah atlet yang pernah berlaga di tingkat nasional, termasuk PON, diharapkan menjadi modal untuk meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri tim. (Foto: Ist)

Kota Tangsel, Semartara.News — Pengalaman bertanding di tingkat nasional menjadi salah satu modal Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026.

Sejumlah atlet Persambi Tangsel diketahui pernah berlaga di ajang nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON). Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapan tim sekaligus menjadi bekal bagi atlet junior yang akan tampil dalam kompetisi tingkat Provinsi Banten.

Ketua Umum Persambi Kota Tangsel, Heris Cahya Kusuma, mengatakan keberadaan atlet berpengalaman menjadi salah satu kekuatan yang dimiliki Persambi Tangsel. Selain memberikan kontribusi dalam pertandingan, mereka juga diharapkan mampu membagikan pengalaman kepada atlet-atlet yang lebih muda.

“Di Tangsel banyak atlet berprestasi. Kemarin juga ada atlet kita yang menang di PON. Pengalaman mereka bisa ditularkan kepada junior-junior yang ikut bertanding,” ujar Heris.

Menurutnya, pengalaman bertanding di level nasional dapat menjadi modal penting, terutama dalam menghadapi tekanan dan persaingan selama kompetisi. Karena itu, Persambi Tangsel berupaya mengoptimalkan potensi atlet senior sekaligus meningkatkan kemampuan para atlet junior.

Dalam Porprov VII Banten 2026, Persambi Tangsel akan menurunkan sekitar 13 atlet yang tersebar di sejumlah kelas pertandingan putra dan putri. Mereka dipersiapkan untuk mengikuti 13 nomor pertandingan dengan target meraih sembilan medali emas.

Sambo Jalani Debut di Porprov Banten

Heris menjelaskan, Sambo merupakan cabang olahraga yang baru pertama kali dipertandingkan dalam ajang Porprov Banten. Hal ini seiring dengan baru terbentuknya organisasi Sambo di tingkat Provinsi Banten pada tahun ini.

Meski baru menjalani debut di ajang tersebut, Persambi Tangsel optimistis dapat menunjukkan kemampuan terbaik. Pengalaman atlet yang pernah mengikuti kompetisi nasional menjadi salah satu modal untuk menghadapi persaingan dengan daerah lain.

Heris menyebut Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang sebagai dua daerah yang patut diwaspadai. Kedua kontingen tersebut dinilai telah mempersiapkan atlet dengan baik.

Untuk mengantisipasi persaingan, Persambi Tangsel juga telah melakukan pemetaan terhadap kekuatan calon lawan berdasarkan hasil pemantauan dan pembagian nomor pertandingan.

“Kita sudah mapping kekuatan lawan. Dari hasil pemetaan itu, kita optimistis peluang untuk meraih target cukup terbuka,” ungkapnya.

Perkuat Teknik dan Mental Jelang Pertandingan

Selain mengandalkan pengalaman atlet, Persambi Tangsel terus mematangkan persiapan melalui pemusatan latihan atau training camp (TC) di Kota Tangerang.

Dalam pemusatan latihan tersebut, para atlet berlatih bersama atlet dari daerah setempat. Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan dan meningkatkan kesiapan menghadapi calon pesaing.

Heris mengatakan, materi latihan saat ini lebih banyak difokuskan pada penguatan teknik bantingan. Teknik tersebut menjadi salah satu aspek penting dalam pertandingan Sambo karena memiliki nilai poin yang tinggi.

Dalam cabang olahraga Sambo, terdapat dua kategori pertandingan, yakni Combat Sambo dan Sport Sambo. Combat Sambo merupakan kategori pertarungan dengan kontak fisik penuh yang menggabungkan teknik pukulan, tendangan, serangan kepala, hingga bantingan.

Sementara itu, Sport Sambo lebih menitikberatkan pada teknik pergulatan dan bantingan, dengan karakteristik yang menyerupai judo.

“Kita fokus pada teknik bantingan karena poin terbesarnya ada di situ, bagaimana atlet bisa menjatuhkan lawan ke matras. Selain teknik, kita juga memperkuat fisik dan mental,” jelas Heris.

Di luar latihan teknik dan fisik, Persambi Tangsel juga memberikan motivasi untuk membangun kepercayaan diri serta menjaga semangat bertanding para atlet.

Heris berharap pengalaman dan persiapan yang telah dijalani dapat membantu seluruh atlet menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ia juga ingin prestasi yang diraih nantinya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan masyarakat Kota Tangerang Selatan.

“Kita terus memberikan semangat kepada atlet supaya mereka bisa menjadi kebanggaan Tangerang Selatan, terutama bagi orang tua, keluarga, dan sahabat-sahabatnya,” tuturnya. (*)

Tinggalkan Balasan