Tangerang, Semartara.News — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengapresiasi kreativitas dan partisipasi masyarakat dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 Kecamatan Pakuhaji melalui Festival Budaya Pakuhaji. Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Pakuhaji, Sabtu (17/10/2026), tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong kemajuan daerah.
Maesyal menghadiri sekaligus membuka festival yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari unsur pemerintah kecamatan, tokoh agama, kepala desa, tenaga pendidik, pelajar, hingga pelaku UMKM.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa semangat kebersamaan menjadi salah satu modal penting dalam membangun Kecamatan Pakuhaji agar semakin maju dan sejahtera.
“Alhamdulillah saya melihat agenda yang luar biasa. Pak Camat Pakuhaji dan Muspikanya, MUI, para kyai, kepala desa beserta perangkatnya, guru, anak-anak, juga kaum perempuan, RT, RW, seluruh elemen hadir di sini, bergandengan tangan untuk memajukan Kecamatan Pakuhaji supaya lebih sejahtera,” ungkapnya.
HUT Kecamatan Jadi Momentum Perkuat Kebersamaan
Maesyal menilai peringatan hari jadi kecamatan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga kesempatan untuk mempererat hubungan antarelemen masyarakat dan membangun semangat bersama dalam memajukan wilayah.
Festival Budaya Pakuhaji menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam perayaan tersebut. Berbagai unsur warga turut mengambil bagian, termasuk anak-anak yang menampilkan pertunjukan kolosal serta pelaku UMKM yang menghadirkan produk usaha mereka.
Maesyal mengapresiasi kegiatan yang mampu memadukan kreativitas masyarakat dengan upaya meningkatkan kesejahteraan warga.
Ia berharap semangat kolaborasi yang terlihat dalam festival dapat terus dipertahankan dalam berbagai kegiatan pembangunan di Kecamatan Pakuhaji.
Kreativitas Warga dan UMKM Dapat Dorong Kemajuan Daerah
Selain memperkuat kebersamaan, festival tersebut memberikan ruang bagi masyarakat untuk menampilkan potensi yang dimiliki. Pertunjukan kolosal anak-anak menjadi salah satu bentuk kreativitas yang mendapat perhatian Maesyal.
Di sisi lain, kehadiran UMKM lokal juga membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan selama kegiatan berlangsung.
“UMKM-nya bisa hadir memberikan kontribusi untuk meningkatkan perekonomian. Mudah-mudahan selama kegiatan hari ini semua barang-barangnya habis, pendapatannya meningkat. Anak-anak menampilkan pertunjukan kolosal yang luar biasa dan memberikan motivasi kepada kita semua,” ujarnya.
Apresiasi tersebut sejalan dengan harapan agar kegiatan masyarakat dapat memberikan manfaat dalam berbagai aspek, baik sosial, budaya, maupun ekonomi.
Beriringan dengan HUT Kabupaten Tangerang dan Hari Santri
Peringatan HUT ke-34 Kecamatan Pakuhaji melalui Festival Budaya Pakuhaji juga disatukan dengan rangkaian HUT ke-394 Kabupaten Tangerang dan peringatan Hari Santri 2026.
Maesyal menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyelenggarakan kegiatan tersebut.
“Saya, atas nama pemerintah daerah, mengucapkan terima kasih. Kecamatan Pakuhaji telah melaksanakan rangkaian HUT ke-394 Kabupaten Tangerang yang disatukan dengan HUT Kecamatan Pakuhaji yang ke-34 dan juga Hari Santri,” ucapnya.
Mengakhiri sambutannya, Maesyal mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat kebersamaan. Ia berharap Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, dan Provinsi Banten semakin maju, sejahtera, serta mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (*)







