Tangerang, Semartara.News – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kabupaten Tangerang memanfaatkan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 sebagai peluang untuk memperluas pasar dan memperkenalkan produk unggulan kepada calon pembeli dari dalam maupun luar negeri.
Ajakan tersebut disampaikan Intan saat menghadiri pembukaan TEI ke-41 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Rabu (14/10/2026). Pameran perdagangan internasional itu dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.
Menurut Intan, TEI merupakan momentum bagi pelaku usaha daerah untuk memperkenalkan produk sekaligus membangun peluang kerja sama dengan calon pembeli potensial. Kehadiran pembeli dari berbagai negara dapat dimanfaatkan untuk memperluas jaringan pemasaran dan menjajaki kesempatan ekspor.
“Melalui Trade Expo di ICE BSD inilah semua barang-barang dari seluruh Indonesia dipamerkan, termasuk dari Kabupaten Tangerang. Mudah-mudahan kita bisa dapat peluang, mengekspor barang-barang kerajinan khas Kabupaten Tangerang,” ujar Intan.
Dia menegaskan, pelaku UMKM dan perajin perlu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempromosikan produk berkualitas serta memperluas jangkauan pemasaran. Upaya ini diharapkan dapat membantu produk lokal memperoleh pasar yang lebih luas, termasuk di tingkat internasional.
Selain promosi, peningkatan kualitas dan daya saing produk juga menjadi hal penting agar pelaku usaha mampu memanfaatkan peluang perdagangan secara optimal. Dukungan dan sinergi dengan instansi terkait diharapkan dapat mendorong produk unggulan Kabupaten Tangerang semakin kompetitif.
“Dengan hadirnya pembeli (buyers) dari berbagai negara di ajang TEI ke-41 ini, diharapkan potensi ekspor produk-produk unggulan Kabupaten Tangerang dapat juga semakin terbuka lebar, meningkatkan ekonomi daerah, serta memperluas jangkauan pasar internasional,” pungkasnya.
Sementara itu, Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah terus mendorong peningkatan ekspor produk bernilai tambah tinggi melalui hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam Indonesia. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing produk nasional dan kemandirian ekonomi.
Bahlil berharap TEI ke-41 dapat memperluas kerja sama investasi, transisi energi, pengembangan teknologi digital, serta akses pasar melalui perjanjian perdagangan yang memberikan manfaat bagi eksportir.
Melalui pemanfaatan ajang perdagangan internasional dan peningkatan kualitas produk, pelaku usaha daerah diharapkan dapat memperluas jaringan bisnis serta mengembangkan peluang pemasaran ke pasar global. (*)







