Bukan Sekadar Kuliah di Luar Negeri, 7 Pelajar Tangerang Disiapkan untuk Dukung Industri Masa Depan

Tujuh pelajar Tangerang kuliah ke Tiongkok dengan harapan membawa keahlian untuk mendukung industri masa depan daerah.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memberikan motivasi kepada tujuh calon mahasiswa yang akan menempuh pendidikan tinggi di Tiongkok. Ia berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk berkontribusi pada perkembangan industri masa depan di Kabupaten Tangerang. (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News – Kesempatan tujuh pelajar berprestasi asal Kabupaten Tangerang melanjutkan pendidikan tinggi di Tiongkok tidak hanya dipandang sebagai peluang meraih gelar akademik. Lebih jauh, mereka diharapkan pulang membawa keahlian yang dapat mendukung perkembangan industri dan pembangunan daerah.

Tujuh calon mahasiswa tersebut resmi dilepas oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Pendopo Bupati Tangerang, Rabu (7/10/2026). Mereka merupakan lulusan tahun ini yang berasal dari keluarga kurang mampu dan terdata dalam Desil 1 hingga Desil 5.

Bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang, kesempatan tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda dengan kompetensi yang relevan terhadap kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri di masa depan.

Maesyal Rasyid mengatakan, para mahasiswa tidak hanya diharapkan memperoleh gelar setelah menyelesaikan pendidikan di Tiongkok. Mereka juga diminta membangun keterampilan yang nantinya dapat diterapkan ketika kembali ke Indonesia.

“Jangan risau soal biaya, fokus raih gelar dan bangun keterampilan. Sekembalinya ke tanah air, saya harap kalian bisa langsung bekerja dan menggerakkan sektor industri maju seperti kendaraan listrik di Kabupaten Tangerang,” pesan Maesyal.

Kuliah di Tiongkok Jadi Bekal Hadapi Industri

Pilihan untuk melanjutkan pendidikan ke Tiongkok dinilai dapat memberikan pengalaman akademik sekaligus wawasan mengenai perkembangan teknologi dan industri.

Salah satu bidang yang menjadi perhatian adalah sektor kendaraan listrik yang tengah berkembang. Karena itu, keterampilan yang diperoleh mahasiswa selama menjalani pendidikan di luar negeri diharapkan dapat menjadi modal ketika mereka memasuki dunia kerja.

Maesyal menekankan pentingnya para mahasiswa menjalani pendidikan dengan serius. Selain mengejar prestasi akademik, mereka diminta menjaga kesehatan dan menyelesaikan studi tepat waktu.

Menurutnya, investasi pada pendidikan tidak berhenti ketika seorang pelajar memperoleh gelar. Pengetahuan dan keterampilan yang dibawa pulang diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat dan daerah.

Dari Keluarga Kurang Mampu Menuju Pendidikan Internasional

Ketujuh calon mahasiswa yang diberangkatkan memiliki latar belakang keluarga yang terdata dalam Desil 1 hingga Desil 5. Kondisi ekonomi tersebut tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Program tersebut didukung melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Tangerang, DPRD Kabupaten Tangerang, dan Yayasan SMK Jaya Buana.

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Rapiudin Akbar, mengatakan dukungan pendanaan menjadi bagian penting agar siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu tetap dapat memanfaatkan kesempatan pendidikan internasional.

“Kami tidak tinggal diam melihat peluang emas ini. Dukungan pendanaan ini menjadi kunci agar siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu tetap bisa berangkat mengejar mimpinya,” jelas Rapiudin.

Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan lembaga pendidikan tersebut dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tangerang.

Rahmawati Pilih Teknik Mesin

Salah satu calon mahasiswa, Rahmawati, asal Kampung Koper, Kecamatan Kresek, akan melanjutkan pendidikan pada Program Studi Teknik Mesin di Liuzhou University, Tiongkok.

Lulusan SMK Jaya Buana tersebut mengaku telah mempersiapkan diri, terutama dari sisi mental dan penguasaan bahasa. Ia berharap pengalaman belajar di Tiongkok dapat menjadi bekal untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membawa nama baik daerah.

“Persiapan yang saya lakukan terutama kesiapan mental dan penguasaan bahasa. Harapan saya bisa mengharumkan nama sekolah dan daerah serta membanggakan orang tua,” ujar Rahmawati.

Keberangkatan tujuh pelajar tersebut pun menjadi lebih dari sekadar perjalanan akademik ke luar negeri. Mereka membawa harapan agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat kembali dimanfaatkan untuk menjawab kebutuhan dunia kerja serta mendorong kemajuan industri di Kabupaten Tangerang. (*)

Tinggalkan Balasan