KPA Kabupaten Tangerang Ajak Perusahaan Aktif Cegah Penularan HIV/AIDS di Tempat Kerja

Sinergi KPA Kabupaten Tangerang, KPAP Banten, dan Disnakertrans diperkuat untuk menciptakan lingkungan kerja bebas stigma HIV/AIDS.
KPA Kabupaten Tangerang menyerahkan cendera mata kepada jajaran UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Kabupaten Tangerang usai audiensi terkait penguatan kolaborasi pencegahan HIV/AIDS di lingkungan kerja. (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Tangerang mengajak perusahaan untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan penularan HIV/AIDS di lingkungan kerja melalui sosialisasi, skrining kesehatan, dan penguatan edukasi bagi pekerja. Langkah tersebut menjadi bagian dari kolaborasi bersama Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi (KPAP) Banten dan UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertrans Provinsi Banten.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi koordinasi yang berlangsung di Kantor UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Kabupaten Tangerang, Kecamatan Pasar Kemis, Kamis (9/7). Pertemuan membahas penguatan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja untuk menekan angka penularan HIV/AIDS sekaligus melindungi hak-hak pekerja.

Sekretaris KPAP Banten, dr. Santoso Edi Budiono, mengatakan Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam pengendalian HIV/AIDS. Ia menyebut Indonesia berada di peringkat ke-14 dunia dalam jumlah kasus HIV, sedangkan sekitar 76 persen kasus nasional terkonsentrasi di 11 provinsi, termasuk Provinsi Banten.

“Indonesia berada di urutan 14 besar dunia untuk kasus HIV/AIDS. Sebanyak 76 persen kasus HIV nasional berasal dari 11 provinsi, dan Provinsi Banten menjadi salah satunya,” ujarnya.

Menurut Santoso, penanggulangan HIV/AIDS membutuhkan keterlibatan lintas sektor, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Tenaga Kerja, hingga dunia usaha. Ia menilai perusahaan memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada pekerja untuk mencegah penularan HIV serta menghapus stigma terhadap penyandang HIV.

Pengelola Program KPA Kabupaten Tangerang, Eko Darmawan, mengatakan pihaknya telah melaksanakan berbagai kegiatan sosialisasi dan skrining HIV di sejumlah perusahaan. Salah satu kegiatan terbaru dilakukan kepada pekerja proyek PT PP–WIKA yang mengerjakan proyek di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.

Selain pemeriksaan kesehatan, kata Eko, pihak manajemen perusahaan juga meminta pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) agar pekerja dan pengelola perusahaan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pencegahan HIV di lingkungan kerja.

“Kami telah melakukan sosialisasi dan tes skrining kesehatan bagi pekerja yang berisiko. Manajemen perusahaan juga menginisiasi pelatihan K3 sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan HIV di tempat kerja,” jelasnya.

Eko menambahkan, KPA Kabupaten Tangerang juga memperkuat kolaborasi tripartit yang melibatkan pemerintah, pengusaha, dan pekerja. Bersama Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), KPA telah memberikan sosialisasi kepada pimpinan serikat pekerja dari sekitar 200 perusahaan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Kabupaten Tangerang, Deden Andrie Supriadi Rukman, menyatakan pihaknya siap memperluas koordinasi dengan perusahaan-perusahaan di wilayah Banten agar program sosialisasi, skrining HIV, dan pelatihan bagi manajemen maupun petugas K3 dapat dilaksanakan secara berkesinambungan.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, inklusif, serta mendukung upaya pencegahan penularan HIV/AIDS di kalangan pekerja. (*)

Tinggalkan Balasan