Kota Tangsel, Semartara.News – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri Tahap I jalur domisili berlangsung objektif dan bebas dari praktik titipan. Seluruh proses seleksi dilakukan menggunakan sistem digital yang menghitung jarak rumah calon peserta didik ke sekolah tujuan secara otomatis.
Hasil seleksi Tahap I jalur domisili dijadwalkan diumumkan pada Jumat (26/6/2026) pukul 21.00 WIB melalui laman resmi spmb.tangerangselatankota.go.id.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menegaskan sistem berbasis koordinat tersebut diterapkan untuk menjamin transparansi sekaligus meminimalkan potensi intervensi manusia dalam proses seleksi.
“Sistem seleksi jalur domisili ini berbasis pada jarak koordinat rumah calon peserta didik ke sekolah tujuan yang dihitung secara otomatis oleh sistem, sehingga meminimalkan potensi intervensi manual atau praktik titipan,” kata Benyamin dalam keterangannya, Jumat (26/6/2026).
Ia mengimbau masyarakat agar hanya mengakses informasi melalui kanal resmi SPMB sehingga memperoleh data yang valid dan terhindar dari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Bagi peserta yang dinyatakan lolos pada Tahap I, proses daftar ulang akan dilaksanakan mulai 27 Juni 2026. Sementara itu, peserta yang belum berhasil masih memiliki kesempatan mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
“Pendaftaran Tahap II akan dibuka pada 29, 30 Juni, dan 1 Juli 2026 untuk jalur mutasi perpindahan tugas orang tua/wali, anak guru, serta jalur prestasi berdasarkan hasil lomba maupun nilai rapor. Hasil seleksi akan diumumkan pada 4 Juli dan daftar ulang dilaksanakan pada 6 Juli 2026,” ujarnya.
Selanjutnya, Pemkot Tangsel juga membuka Tahap III yang diperuntukkan bagi jalur afirmasi dan disabilitas pada 6, 7, dan 8 Juli 2026. Pada tahap tersebut, orang tua juga diberikan pilihan untuk mendaftar ke SMP swasta pendamping.
“Hasil Tahap III akan diumumkan pada 9 Juli, sedangkan daftar ulang dilaksanakan pada 10 Juli 2026. Seluruh rangkaian SPMB kami targetkan rampung sebelum hari pertama masuk sekolah pada 13 Juli 2026,” ucap Benyamin.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan, Tubagus Asep Nurdin, mengatakan pihaknya telah mengoptimalkan kapasitas peladen (server) guna mengantisipasi lonjakan trafik saat pengumuman hasil seleksi.
Melalui sistem seleksi berbasis teknologi, Pemkot Tangsel berharap proses penerimaan peserta didik baru dapat berlangsung semakin transparan, akuntabel, serta memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik sesuai ketentuan yang berlaku. (*)







