Hasan Wirayuda Apresiasi Keterbukaan Pemkab Tangerang dalam Merumuskan Kebijakan Daerah

Hasan Wirayuda mengapresiasi keterbukaan Pemkab Tangerang dalam merumuskan kebijakan lewat seminar internasional TIDS 2026.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, berfoto bersama Hasan Wirayuda usai penyerahan cendera mata pada kegiatan Tangerang International Development Seminar (TIDS) 2026 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang. (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News — Menteri Luar Negeri Republik Indonesia periode 2001–2009, Hasan Wirayuda, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang yang dinilai terbuka dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah melalui Tangerang International Development Seminar (TIDS) 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan Hasan Wirayuda saat menghadiri seminar internasional yang digelar di Indonesia Convention Exhibition BSD, Senin (25/5/2026).

Menurut Hasan, penyelenggaraan forum diskusi berskala internasional menjadi bukti bahwa pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada pelaksanaan program, tetapi juga membuka ruang dialog dan menerima berbagai masukan dalam proses penyusunan kebijakan.

“Saya menghargai dan memuji adanya seminar ini karena menunjukkan keterbukaan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam merumuskan kebijakan dan menerima berbagai masukan terkait kebijakan yang akan dirancang serta dilaksanakan oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menilai, keterlibatan akademisi, praktisi, hingga narasumber internasional dalam seminar tersebut menjadi langkah positif untuk memperkuat kualitas pembangunan daerah di tengah tantangan global yang terus berkembang.

Sementara itu, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengatakan TIDS 2026 dirancang sebagai ruang bertukar gagasan dan pengalaman guna menghasilkan rekomendasi kebijakan yang relevan bagi kebutuhan masyarakat Kabupaten Tangerang.

Menurutnya, seminar tersebut mengangkat empat tema utama, yakni infrastruktur dan lingkungan hidup, ekonomi kerakyatan, pembangunan manusia, serta riset dan inovasi daerah.

“Fokusnya adalah bagaimana pemerintah daerah dapat hadir dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat,” kata Maesyal.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, menambahkan bahwa seminar diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari unsur pemerintah, akademisi, peneliti, praktisi pembangunan, mahasiswa, hingga organisasi internasional.

Ia berharap hasil seminar dapat memperkuat kerja sama lintas sektor sekaligus melahirkan rekomendasi kebijakan untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan di Kabupaten Tangerang. (*)

Tinggalkan Balasan