Kota Tangsel, Semartara.News – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memperkuat strategi penanganan stunting melalui intervensi lintas sektor yang melibatkan berbagai perangkat daerah, tenaga kesehatan, hingga elemen masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan upaya percepatan penurunan stunting berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci penting dalam menekan angka stunting di daerah. Menurutnya, permasalahan stunting tidak dapat ditangani oleh satu sektor saja, melainkan membutuhkan kerja bersama secara terintegrasi.
“Penanganan stunting harus dilakukan secara kolaboratif lintas sektor. Semua pihak harus bergerak bersama agar hasilnya lebih optimal,” ujarnya, Senin (04/05/2026).
Ia menjelaskan, intervensi lintas sektor tersebut mencakup penguatan layanan kesehatan melalui Dinas Kesehatan, optimalisasi peran posyandu, edukasi masyarakat, hingga peningkatan koordinasi antarperangkat daerah dalam pemantauan kasus stunting.
Selain itu, Pemkot Tangsel juga mengedepankan pendekatan berbasis data untuk memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar menyasar kelompok yang membutuhkan, sehingga intervensi dapat lebih terarah dan efektif.
Benyamin menambahkan, sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan diharapkan mampu mempercepat penurunan angka stunting secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
Dengan penguatan intervensi lintas sektor tersebut, Pemkot Tangerang Selatan optimistis target penurunan stunting dapat tercapai sesuai rencana dan melahirkan generasi yang lebih sehat dan berkualitas. (*)







