Kota Tangsel, Semartara.News – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk memperkuat sistem digital guna mencegah praktik judi online serta kebocoran data masyarakat pada layanan publik berbasis teknologi.
Langkah tersebut dilakukan seiring peluncuran inovasi layanan publik berbasis Artificial Intelligence (AI) bernama Tangsel One yang dilengkapi asisten digital HELITA (Hello Kita Tangsel).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel, Tb Asep Nurdin, mengatakan penguatan keamanan siber menjadi hal penting karena berbagai platform digital, termasuk situs pemerintah, kerap menjadi sasaran penyusupan pihak tidak bertanggung jawab.
Menurutnya, ancaman tersebut tidak hanya berupa peretasan, tetapi juga pemasangan konten ilegal seperti iklan judi online hingga upaya pencurian data pengguna.
“Kami juga sudah bekerja sama dengan BSSN dalam rangka menemukan kerentanan atau celah-celah yang bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak berkenan, seperti judi online dan sebagainya,” kata Asep dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).
Ia menjelaskan, kolaborasi dengan BSSN dilakukan untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini sekaligus menutup celah keamanan yang dapat merugikan masyarakat.
Selain itu, Pemkot Tangsel juga telah menerapkan sistem enkripsi pada layanan Tangsel One sebagai bentuk perlindungan terhadap data pribadi warga.
“Apalagi terkait perlindungan data pribadi. Ini penting, jangan sampai data yang diunggah malah disalahgunakan,” tegasnya.
Asep menambahkan, penguatan sistem digital akan terus dilakukan secara berkala agar layanan publik berbasis teknologi di Kota Tangerang Selatan tetap aman, nyaman, dan mudah diakses masyarakat.
Dengan langkah tersebut, Pemkot Tangsel berharap kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital pemerintah semakin meningkat.
Sebelumnya, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyampaikan Tangsel One menghadirkan layanan satu pintu berbasis AI yang memudahkan masyarakat memperoleh informasi pemerintahan, menyampaikan aspirasi, melakukan pengaduan, hingga mengakses berbagai layanan daerah secara praktis.
Layanan tersebut dapat diakses melalui HELITA yang siap memberikan respons selama 24 jam setiap hari. (*)







