Mudik Lebaran Lebih Tenang, Polisi Sediakan Layanan Titip Kendaraan Gratis

Puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi 13–17 Maret. Polda Banten siapkan 3.972 personel melalui Operasi Ketupat 2026.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea (Foto: Ist)

Serang, Semartara.News — Menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Polda Banten menyediakan layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang hendak pulang kampung. Fasilitas ini disiapkan untuk memberikan rasa aman bagi pemudik yang meninggalkan kendaraan saat merayakan Idul Fitri di kampung halaman.

Kepala Bidang Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut dengan menitipkan kendaraan di kantor Polda, Polres, maupun Polsek.

“Silakan menitipkan kendaraan dengan menunjukkan bukti kepemilikan. Kami akan memberikan tanda terima sebagai bukti penitipan sehingga masyarakat bisa mudik dengan lebih tenang,” ujar Kamis (5/3/2026).

Selain menyediakan layanan penitipan kendaraan, Polda Banten juga menyiapkan pengamanan arus mudik melalui Operasi Ketupat 2026. Operasi ini bertujuan memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Sebanyak 3.972 personel diterjunkan dalam operasi tersebut, terdiri dari 2.178 personel Polda Banten, 73 personel BKO Mabes Polri, serta 1.721 personel dari berbagai instansi terkait seperti TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Basarnas, PMI, hingga relawan.

Berdasarkan prediksi, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 13 hingga 17 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24 hingga 28 Maret 2026.

Pengamanan difokuskan pada sejumlah jalur strategis, terutama kawasan penyeberangan menuju Sumatera seperti Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, dan Pelabuhan BBJ. Selain itu, aparat juga mendirikan 39 Pos Pengamanan, 6 Pos Pelayanan, 2 Pos Terpadu, serta 2 Posko SAR di berbagai titik rawan kecelakaan, kemacetan, dan kawasan wisata.

Polda Banten juga menyiagakan layanan pengaduan masyarakat melalui nomor darurat 110 yang terhubung dengan sistem pemantauan laporan secara real time.

Maruli juga mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan mudik dengan baik, mulai dari memastikan kondisi kesehatan, memeriksa kendaraan sebelum berangkat, mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, hingga melapor kepada RT atau petugas keamanan sebelum meninggalkan rumah.

Dengan berbagai layanan dan kesiapan tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman dan nyaman serta merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman. (*)

Tinggalkan Balasan