Kota Tangerang, Semartara.News – Pemerintah Kota Tangerang terus meningkatkan pengawasan terhadap tingkat ketinggian muka air di sejumlah sungai dan saluran drainase sebagai bagian dari langkah pencegahan banjir di berbagai wilayah.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan secara intensif sekaligus mengeluarkan peringatan dini. Langkah ini dilakukan mengingat tingginya curah hujan yang berpotensi meningkatkan volume air di sungai dan saluran air.
“Kami secara rutin memantau kondisi muka air dan memberikan peringatan dini kepada masyarakat agar tetap waspada menghadapi kemungkinan banjir,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa hujan deras yang turun pada malam sebelumnya menyebabkan sebagian besar sungai dan saluran air berada pada status “merah” atau “siaga”. Kondisi ini terjadi di wilayah barat maupun timur Kota Tangerang. Beberapa titik pun mengalami limpasan air, seperti di Jembatan Alamanda Periuk, Taman Cibodas, dan Puri Kartika Ciledug.
Taufik menegaskan bahwa Pemkot Tangerang akan melanjutkan kegiatan pemantauan secara berkala untuk memperkuat upaya mitigasi banjir, mengingat prediksi hujan masih berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
“Kami berharap permukaan air akan berangsur surut seiring dengan berhentinya hujan sejak pagi hari. Namun, masyarakat tetap kami imbau untuk terus memantau kondisi terkini melalui aplikasi Si Pantau,” tambahnya.
Berikut data ketinggian muka air berdasarkan Sistem Pemantauan Tinggi Air Sungai (SIPANTAU) Dinas PUPR Kota Tangerang per pukul 09.00 WIB:
- Sungai Cirarab-Sarakan: siaga (1,64 meter)
- Situ Bulakan: awas (2,21 meter)
- Kali Ledug Periuk: awas (2,97 meter)
- Saluran Pembuangan Mutiara Pluit Periuk: normal (1,6 meter)
- Kali Ledug Alamanda: awas (3,8 meter)
- Sungai Cirarab-Telesonik: awas (2,97 meter)
- Kali Sabi-Pondok Arum: normal (3,38 meter)
- Saluran Pembuangan Sumur Pacing-Galeong: awas (1,44 meter)
- Kali Sabi-Taman Cibodas: awas (3,21 meter)
- Saluran Pembuangan Cikoneng-Magnolia: normal (0,96 meter)
- Saluran Pembuangan Nusa Indah Karawaci: normal (1,31 meter)
- Saluran Pembuangan Cicayur-Panunggangan Barat: normal (0,97 meter)
- Kali Sabi-Uwung Jaya: siaga (2,36 meter)
- Benda: siaga (0,96 meter)
- Kali Angke-Jembatan Polor: meluap
- Kali Angke-PGP: awas (3,54 meter)
- Cantiga-DDN: siaga (2,91 meter)
- Cantiga-Karang Tengah: awas (2,46 meter)
- Kali Wetan-Puri Kartika: awas (2,07 meter)
- Ciputat Pintu 3: awas (2,89 meter)
- Serua-Tajur: awas (2,15 meter)
- Cipulir Estate: awas (1,57 meter)
- Kali Angke-Duren Villa: awas (4,44 meter)
- Kali Angke-Mutiara Serpong: awas (3,28 meter)
Pemkot Tangerang menyatakan akan terus waspada dan mengoptimalkan sistem pemantauan ketinggian air guna mengurangi risiko banjir. Masyarakat juga diimbau aktif memantau informasi resmi dan menjaga kebersihan lingkungan agar potensi genangan dan dampak banjir dapat diminimalisasi. (*)







