Dwi Chandra Budiman, Birokrat Adaptif Peraih Banten TangerangPos Awards 2026

Dwi Chandra Budiman, Sekcam Kelapa Dua, meraih Banten TangerangPos Awards 2026 atas kontribusinya dalam keterbukaan informasi publik.
Dwi Chandra Budiman, S.STP., M.Si., Sekretaris Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, meraih penghargaan kategori Tokoh Inspiratif – Exemplary and Innovative Civil Servant dalam ajang Banten TangerangPos Awards 2026, Jumat (16/10/2026). Penghargaan tersebut mengapresiasi upayanya dalam mendorong keterbukaan informasi publik dan memperkuat komunikasi pemerintahan melalui media digital. (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News — Dwi Chandra Budiman, S.STP., M.Si., Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, meraih penghargaan kategori Tokoh Inspiratif – Exemplary and Innovative Civil Servant dalam ajang Malam Anugerah Banten TangerangPos Awards 2026, Jumat malam (16/10/2026). Penghargaan ini mengapresiasi kontribusinya dalam mendorong keterbukaan informasi publik dan mengoptimalkan komunikasi pemerintah melalui media digital.

Penghargaan tersebut menyoroti pentingnya kemampuan aparatur pemerintah beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi. Di tengah perubahan pola komunikasi masyarakat, pemerintah dituntut tidak hanya menjalankan program, tetapi juga mampu menyampaikan informasi secara transparan, cepat, dan mudah dipahami.

Bagi Kecamatan Kelapa Dua, pemanfaatan media sosial resmi menjadi salah satu sarana untuk memperluas jangkauan informasi mengenai pelayanan, pembangunan, program pemerintah, hingga kegiatan kemasyarakatan.

Melalui pendekatan komunikasi yang informatif dan humanis, penyampaian informasi diharapkan tidak hanya menjangkau lebih banyak warga, tetapi juga membantu masyarakat memahami berbagai layanan dan program yang tersedia.

Adaptasi Digital dalam Komunikasi Pemerintahan

Transformasi digital mengubah cara masyarakat memperoleh dan memahami informasi. Dalam situasi tersebut, komunikasi publik menjadi bagian penting dari pelayanan pemerintahan, terutama untuk memastikan informasi yang dibutuhkan warga dapat diakses secara mudah dan tepat.

Optimalisasi kanal digital Kecamatan Kelapa Dua menjadi salah satu pendekatan untuk mendukung kebutuhan tersebut. Informasi mengenai kegiatan dan pelayanan pemerintah dapat disampaikan melalui saluran yang dekat dengan keseharian masyarakat.

Pendekatan ini sekaligus menunjukkan pentingnya kemampuan aparatur dalam menyesuaikan cara berkomunikasi dengan perkembangan zaman. Teknologi tidak hanya menjadi sarana publikasi, tetapi juga dapat mendukung hubungan yang lebih terbuka antara pemerintah dan masyarakat.

Dwi Chandra: Penghargaan untuk Kerja Bersama

Bagi Dwi Chandra Budiman, penghargaan yang diterimanya bukan semata-mata pencapaian pribadi. Ia memandang penghargaan tersebut sebagai apresiasi atas kerja bersama seluruh pihak yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan informasi publik.

“Alhamdulillah, sangat bersyukur atas penghargaan yang diberikan oleh panitia. Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan, keluarga, dan rekan-rekan organisasi yang telah memberikan dukungan serta ruang kreativitas untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Dwi Chandra.

Ia menegaskan bahwa upaya membangun komunikasi publik yang baik tidak terlepas dari kontribusi jajaran aparatur kecamatan, insan pers, dan masyarakat.

“Ini bukan untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh tim Kecamatan Kelapa Dua, para staf, rekan-rekan media, dan masyarakat yang selama ini mendukung keterbukaan informasi publik,” katanya.

Pernyataan tersebut menempatkan kolaborasi sebagai unsur penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Kualitas komunikasi pemerintah tidak hanya bergantung pada teknologi yang digunakan, tetapi juga pada keterlibatan aparatur dan dukungan berbagai pihak dalam memastikan informasi tersampaikan dengan baik.

Keterbukaan informasi juga memiliki dimensi yang lebih luas daripada sekadar publikasi kegiatan. Informasi yang jelas dan mudah diakses membantu masyarakat memahami program pemerintah sekaligus mengetahui layanan yang dapat mereka manfaatkan.

Ketua PWI Kabupaten Tangerang Apresiasi Komunikasi Publik

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang, Hendra Wijaya, turut mengapresiasi penghargaan yang diraih Dwi Chandra Budiman. Menurutnya, keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik antara pemerintah dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun pelayanan publik yang berkualitas.

“Dwi Chandra merupakan sosok birokrat yang perlu diapresiasi atas upayanya mendorong komunikasi publik yang lebih terbuka dan informatif. Di era digital, pemerintah dituntut tidak hanya menjalankan program, tetapi juga mampu menyampaikan informasi secara jelas, mudah diakses, dan dapat dipahami masyarakat,” ujar Hendra.

Ia menilai hubungan yang konstruktif antara pemerintah dan insan pers juga berperan dalam mendukung penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Komunikasi yang terbuka dapat membantu media memperoleh informasi yang dibutuhkan sekaligus mendorong pemberitaan yang akurat dan berimbang.

“Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik. Kami berharap semangat keterbukaan dan kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat dapat terus diperkuat,” tambahnya.

Hubungan pemerintah dan pers yang sehat membutuhkan keterbukaan sekaligus penghormatan terhadap independensi jurnalistik. Pemerintah menyediakan akses informasi yang memadai, sementara pers menjalankan fungsi pengumpulan, verifikasi, dan penyampaian informasi kepada publik secara profesional.

Membangun Reputasi melalui Pelayanan

Penghargaan dalam Banten TangerangPos Awards 2026 menjadi momentum bagi Dwi Chandra Budiman untuk terus mengembangkan pendekatan komunikasi publik yang transparan, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Namun, reputasi seorang aparatur publik tidak hanya dibentuk oleh penghargaan. Konsistensi dalam bekerja, keterbukaan terhadap aspirasi warga, serta kualitas pelayanan yang dirasakan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik.

Di era digital, keberhasilan komunikasi pemerintahan tidak cukup diukur dari banyaknya informasi yang dipublikasikan atau luasnya jangkauan media sosial. Hal yang lebih mendasar adalah sejauh mana informasi tersebut membantu masyarakat memahami program pemerintah, mengakses pelayanan, dan memperoleh jawaban atas kebutuhannya.

Bagi seorang birokrat, kemampuan beradaptasi dengan teknologi perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab pelayanan. Inovasi komunikasi akan semakin bermakna ketika mampu menjembatani kebijakan pemerintah dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Pada akhirnya, birokrasi yang adaptif bukan hanya birokrasi yang mengikuti perkembangan teknologi, melainkan birokrasi yang mampu memanfaatkan perubahan untuk memperkuat keterbukaan, meningkatkan kualitas komunikasi, dan menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan warga. (*)

Tinggalkan Balasan