Bupati Tangerang Apresiasi Santunan Anak Yatim dalam Rangkaian Muscab IKA PMII

Bupati Tangerang mengapresiasi santunan anak yatim dalam Muscab IKA PMII sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengabdian masyarakat.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyerahkan santunan kepada anak yatim dalam rangkaian Musyawarah Cabang (Muscab) I IKA PMII Kabupaten Tangerang di GSG Puspemkab Tangerang, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut mendapat apresiasi sebagai bentuk kepedulian sosial dan komitmen organisasi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengapresiasi kegiatan santunan anak yatim yang menjadi bagian dari rangkaian Musyawarah Cabang (Muscab) I Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Tangerang di Gedung Serbaguna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Maesyal, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa organisasi tidak hanya fokus pada agenda internal dan konsolidasi kepengurusan, tetapi juga memiliki kepedulian nyata terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Ia menilai santunan anak yatim menjadi wujud konkret nilai-nilai sosial yang selama ini dijunjung oleh PMII dan para alumninya, yakni semangat pengabdian, kepedulian, serta kebermanfaatan bagi sesama.

“Terima kasih dan apresiasi kepada IKA PMII yang dalam pelaksanaan Muscab ini tidak melupakan anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan. Ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan semangat untuk saling membantu sesama,” ujar Maesyal.

Bupati mengatakan, kegiatan sosial semacam ini memiliki makna yang sangat penting karena mampu memperkuat rasa solidaritas dan kebersamaan di tengah masyarakat. Selain memberikan bantuan, santunan juga menjadi bentuk perhatian moral yang dapat menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim.

Menurutnya, organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan memiliki peran strategis dalam menumbuhkan budaya gotong royong dan kepedulian sosial, terutama di tengah berbagai tantangan sosial yang masih dihadapi masyarakat.

Ia berharap kegiatan santunan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat luas.

Dalam kesempatan yang sama, Muscab I IKA PMII Kabupaten Tangerang juga menjadi forum konsolidasi organisasi untuk menyusun program kerja dan arah kepemimpinan ke depan. Namun, kehadiran kegiatan santunan anak yatim dalam rangkaian acara tersebut menjadi bukti bahwa semangat pengabdian sosial tetap menjadi bagian penting dari perjalanan organisasi.

“Semoga kegiatan seperti ini terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk bersama-sama menebarkan manfaat serta memperkuat kepedulian terhadap sesama,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan