Tangsel Terapkan Sistem Paperless Lewat Aplikasi Sanset untuk Pengelolaan BMD

Pemkot Tangsel menerapkan sistem paperless pengelolaan BMD melalui aplikasi Sanset berbasis tanda tangan elektronik.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, berfoto bersama jajaran pejabat usai peluncuran aplikasi Sanset yang mendukung sistem paperless dalam pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD). (Foto : Ist)

Kota Tangsel, Semartara.News — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menerapkan sistem paperless dalam pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) melalui peluncuran aplikasi Sanset (Sistem Administrasi dan Tanda Tangan Elektronik Aset).

Aplikasi yang dikembangkan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Tangsel itu menjadi bagian dari upaya digitalisasi administrasi pemerintahan sekaligus mempercepat pengelolaan aset daerah secara lebih efektif dan terintegrasi.

Kepala BKAD Tangsel, Hadi Widodo, mengatakan Sanset dirancang untuk mendukung seluruh proses administrasi aset daerah, mulai dari perencanaan kebutuhan barang milik daerah (RKBMD), pemanfaatan, pemeliharaan, hingga penatausahaan aset.

“Sanset itu isinya untuk BMD. Jadi memang menjadi satu rangkaian dengan RKBMD. Ruang administrasinya ada di Sanset,” ujar Hadi, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, penerapan sistem digital tersebut akan memudahkan aparatur pemerintah daerah dalam mengelola aset secara lebih sistematis, terukur, dan berbasis data.

Tak hanya itu, Sanset juga memungkinkan seluruh proses administrasi dilakukan tanpa penggunaan dokumen fisik atau paperless. Proses tanda tangan dokumen kini dapat dilakukan secara elektronik melalui sistem yang telah terintegrasi.

“Jadi aplikasi ini dibangun untuk memudahkan teman-teman semuanya dalam mengelola aset. Sekaligus paperless, tidak perlu lagi ada copy berkas yang diedarkan untuk tanda tangan keliling,” katanya.

Melalui aplikasi tersebut, pejabat terkait cukup membuka sistem melalui laptop maupun telepon genggam untuk melakukan verifikasi dan penandatanganan digital dari mana saja.

Sementara itu, Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menyebut digitalisasi pengelolaan aset menjadi langkah penting menuju sistem data aset yang lebih terpusat dan akurat.

“Hari ini kita meluncurkan Sanset berbasis data bersama Pak Dirjen. Ini untuk mempermudah penataan, pengelolaan, dan pencatatan aset, baik aset bergerak maupun tidak bergerak,” ujar Benyamin.

Ia berharap penerapan sistem digital tersebut dapat meningkatkan efisiensi kerja perangkat daerah sekaligus mempercepat proses administrasi pemerintahan di lingkungan Pemkot Tangsel.

Peluncuran aplikasi Sanset turut dihadiri Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni, yang mengapresiasi inovasi digital Pemkot Tangsel dalam pengelolaan aset daerah. (*)

Tinggalkan Balasan