Pemkab Tangerang Jajaki Kerja Sama dengan ITB untuk Perluas Akses Beasiswa Gemilang

Pemkab Tangerang menjajaki kerja sama dengan ITB untuk memperluas akses kampus Program Beasiswa Gemilang 2026.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid berfoto bersama jajaran pemerintah daerah dan peserta Program Beasiswa Tangerang Gemilang 2026 usai meninjau proses seleksi wawancara di GSG Tigaraksa, Selasa (12/5/2026). (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News — Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang Tahun Anggaran 2026. Salah satu langkah yang tengah disiapkan ialah menjajaki kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung guna menambah pilihan perguruan tinggi bagi penerima beasiswa.

Rencana kolaborasi tersebut disampaikan di sela pelaksanaan seleksi wawancara calon penerima Beasiswa Tangerang Gemilang yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Selasa (12/5/2026). Program tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Chaidir, mengatakan saat ini Pemkab Tangerang telah bekerja sama dengan 33 universitas untuk mendukung program beasiswa tersebut. Ke depan, jaringan kerja sama akan terus diperluas agar peserta memiliki lebih banyak pilihan kampus berkualitas.

“Saat ini sudah ada 33 universitas yang bekerja sama dengan Pemkab Tangerang. Kami juga sedang menjajaki kolaborasi dengan ITB untuk memperluas akses pendidikan bagi penerima Beasiswa Tangerang Gemilang,” ujar Chaidir.

Ia menjelaskan, proses seleksi beasiswa dimulai dari tahap administrasi daring yang berhasil menjaring sebanyak 1.570 pendaftar. Peserta yang lolos kemudian mengikuti tahapan wawancara guna menentukan calon penerima yang memenuhi syarat akademik maupun ekonomi.

Menurutnya, program tersebut diprioritaskan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang yang masuk kategori Desil 1 hingga Desil 4 atau keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Tim seleksi juga melakukan verifikasi faktual melalui pengecekan kondisi rumah dan kapasitas listrik maksimal 900 watt untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa Program Beasiswa Tangerang Gemilang merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membuka kesempatan pendidikan setinggi-tingginya bagi generasi muda Kabupaten Tangerang.

“Tahun ini kuota penerima meningkat menjadi sekitar 650 orang dari sebelumnya 235 orang pada tahun 2025. Kami ingin lebih banyak anak-anak Kabupaten Tangerang mendapatkan kesempatan kuliah gratis hingga wisuda,” kata Maesyal.

Ia memastikan seluruh tahapan seleksi dilakukan secara transparan dan berdasarkan kemampuan peserta tanpa adanya intervensi maupun titipan. Menurutnya, integritas program menjadi kunci agar penerima beasiswa benar-benar berasal dari masyarakat yang membutuhkan dan memiliki potensi akademik.

Melalui perluasan kerja sama perguruan tinggi, termasuk rencana kolaborasi dengan ITB, Pemkab Tangerang berharap Program Beasiswa Tangerang Gemilang dapat melahirkan generasi muda yang unggul, berdaya saing, serta mampu mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. (*)

Tinggalkan Balasan