Dirut Nicke Widyawati: Kebakaran Kilang Tidak Ganggu Operasional Pertamina

  • Whatsapp
Dirut Nicke Widyawati
Direktur Utama (Dirut) PT. Pertamina (Persero) Nicke Widyawati (Foto -twitter pertamina)

Jakarta, Semartara.News – Direktur Utama (Dirut) PT. Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan, operasional kilang Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Provinsi Jawa Tengah tidak terganggu, meskipun terjadi kebakaran di area kilang benzene dan paraxylene kompleks pertangkian T39.

“Tadi saya sudah melihat langsung situasi di sana  terkendali. Satu titik api sudah selesai, ada satu lagi yang masih harus diselesaikan dan teman-teman masih berupaya keras untuk menyelesaikan,” ungkap Dirut Nicke Widyawati.

Menurutnya, ada dua hal yang ingin disampaikan, yang pertama operasional kilang tidak terganggu karena kilang beroperasi normal baik untuk produk benzene dan paraxylene maupun produk lainnya seperti bahan bakar minyak (BBM), elpiji, serta lube base oil dan petrochemical.

Dengan demikian, komitmen kepada masyarakat dalam hal penyediaan produk-produk tersebut juga tidak terganggu.

“Yang kedua, komitmen kami kepada customer khususnya pada benzene, semua sudah terpenuhi untuk industri,” ujarnya.

Lanjut Dirut Nicke Widyawati, pihaknya juga punya cadangan benzene di PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) karena TPPI menghasilkan produk yang sama, sehingga suplai terhadap industri tidak terkendala.

Dia mengatakan, fokus Pertamina saat ini adalah segera menyelesaikan titik kebakaran yang masih terjadi.

“Dan yang paling penting dari semalam saya tekankan, jangan sampai ada korban. Alhamdulillah semuanya safety standard sudah diterapkan, sehingga betul-betul aman areanya. Jadi, Insya Allah ini juga tidak ada risiko,” ungkap Nicke.

Bacaan Lainnya

Benzene adalah senyawa kimia organik yang merupakan salah satu komponen dalam minyak bumi. 

Paraxylene adalah bahan baku utama untuk memproduksi PTA (purified terephthalic acid). Paraxylene merupakan hasil produksi kilang petrokimia yang diproduksi dari bahan kondensat atau naptha.

Sebelumnya, kebakaran di kompleks pertangkian T39 Pertamina RU IV Cilacap terjadi pada hari Jumat (11/6), pukul 19.45 Waktu Indonesia Barat (WIB), dan hingga saat ini masih dilakukan upaya pemadaman terhadap satu titik api di pipa outlet, sedangkan satu titik api lainnya sudah berhasil dipadamkan.

(Foto: Asap hitam terlihat mengepul di tanki penyimpanan benzene yang terbakar di Area KIlang Pertamina RU IV Cilacap, Jateng, Sabtu (12/6/2021). Tanki nomor 205 di area 39 Kilang RU IV Pertamina Cilacap, terbakar pada pukul 19.45 wib (11/6/2021), dan hingga saat ini masih terlihat mengepulkan asap hitam.

Pos terkait

1 Komentar