Tangerang, Semartara.News – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyerahkan 80 gerobak usaha disertai modal masing-masing Rp1 juta kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana bagi warga untuk memulai usaha sekaligus membuka peluang memperoleh penghasilan secara mandiri.
Penyerahan bantuan dilakukan bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tangerang di Aula Kantor BAZNAS, Citra Raya, Kecamatan Panongan, Jumat (23/10/2026).
Maesyal mengatakan, bantuan gerobak diberikan untuk mendukung masyarakat yang ingin menjalankan usaha di berbagai bidang, terutama usaha kuliner dan perdagangan kecil. Sejumlah penerima berencana berjualan es teh, gorengan, bakso, cilok, dan berbagai produk lainnya.
“Alhamdulillah, hari ini bersama BAZNAS kita menyerahkan 80 gerobak usaha. Selain gerobak, masing-masing juga mendapatkan modal Rp1 juta. Ada yang akan jualan es teh, gorengan, bakso, cilok dan usaha lainnya,” ungkap Maesyal.
Menurutnya, ketersediaan sarana usaha dan modal awal diharapkan dapat membantu masyarakat merealisasikan rencana usaha yang dimiliki. Dengan begitu, penerima bantuan memiliki kesempatan untuk membangun sumber penghasilan guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Maesyal berharap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik dan mengembangkan usahanya secara bertahap. Ia juga mendorong penerima agar tetap bersemangat menjalankan usaha sehingga dapat mencapai kemandirian ekonomi.
“Yang penting ada usaha. Mudah-mudahan mereka bisa maju, sukses dan sejahtera sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” ujarnya.
Bagian dari Program BAZNAS Kabupaten Tangerang
Penyaluran 80 gerobak dan modal usaha tersebut merupakan bagian dari program pendistribusian BAZNAS Kabupaten Tangerang untuk memperingati Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang sekaligus Hari Santri Nasional 2026.
Ketua BAZNAS Kabupaten Tangerang H. Ahmad Nawawi menjelaskan, bantuan untuk pelaku usaha merupakan salah satu program yang dijalankan lembaganya sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Nawawi, dana untuk berbagai program bantuan dihimpun dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki, termasuk aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Dana tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima.
Selain bantuan gerobak dan modal usaha, BAZNAS Kabupaten Tangerang juga menjalankan sejumlah program sosial lainnya, antara lain bedah rumah, bantuan sanitasi, paket sembako, serta penyediaan alat bantu kesehatan berupa kursi roda, alat bantu dengar, kaki palsu, dan tangan palsu.
Nawawi berharap penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dapat terus dioptimalkan agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat dari berbagai program bantuan tersebut.
“Semakin optimal penghimpunan zakat, infak dan sedekah, semakin banyak pula masyarakat yang bisa kita bantu,” pungkasnya. (*)







