Pengelola Air Serpong Lagoon Diminta Ganti Kerugian Warga, Ini Penegasan Pilar Saga

Pilar Saga menegaskan pengelola air Serpong Lagoon perlu bertanggung jawab atas kerugian warga dan mendorong pembahasan kompensasi.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan saat memberikan keterangan kepada awak media mengenai tuntutan ganti kerugian warga Perumahan Serpong Lagoon, termasuk biaya pengobatan dan kerugian lainnya akibat dugaan pencemaran air yang masih dalam penanganan. (Foto: Ist)

Kota Tangsel, Semartara.News – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menegaskan pengelola air bersih Perumahan Serpong Lagoon, PT Arla Poetra Soegama (APS), perlu bertanggung jawab atas kerugian yang dialami warga akibat dugaan pencemaran air. Warga didorong menyampaikan rincian kerugian sebagai dasar pembahasan tuntutan kompensasi kepada perusahaan.

Penegasan tersebut disampaikan Pilar dalam pertemuan bersama warga Serpong Lagoon, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel, dan pihak perusahaan di kawasan perkantoran Lengkong, Serpong Utara, Rabu (21/10/2026).

Menurut Pilar, tuntutan kompensasi perlu mendapat perhatian serius karena warga selama ini membayar layanan air bersih yang disediakan pengelola. Ketika muncul persoalan kualitas air yang berdampak pada masyarakat, penyelesaian kerugian menjadi salah satu hal yang perlu dibahas antara kedua pihak.

Ia menyebut warga berhak mengajukan kompensasi atas kerugian materiil maupun nonmateriil sesuai dengan ketentuan perlindungan konsumen.

Pilar meminta warga mengumpulkan dan menyampaikan rincian kerugian yang dialami, termasuk biaya pengobatan, pemeriksaan kesehatan, serta perawatan di rumah sakit apabila diperlukan.

“Saya berikan waktu kepada pengelola sampai hari Senin. Silakan berdiskusi di perusahaan, kompensasi apa saja yang bisa diberikan,” kata Pilar.

Biaya Pengobatan Jadi Bagian Pembahasan

Tuntutan kompensasi menjadi perhatian setelah sekitar 176 warga Serpong Lagoon dilaporkan mengalami diare akibat dugaan kontaminasi bakteri Escherichia coli (E. coli) pada air yang digunakan sehari-hari.

Kondisi tersebut mendorong warga memperjuangkan penyelesaian atas dampak yang dialami. Dalam pembahasan kompensasi, rincian biaya pengobatan menjadi salah satu komponen yang dapat disampaikan kepada perusahaan untuk ditinjau lebih lanjut.

Pilar menekankan pentingnya komunikasi antara warga dan pengelola agar tuntutan yang diajukan dapat dibahas berdasarkan kerugian yang dialami masing-masing warga.

Meski demikian, besaran dan bentuk kompensasi belum diputuskan. Pihak perusahaan masih perlu membahas tuntutan tersebut sebelum kesepakatan dapat dicapai.

Kualitas Air dan Tanggung Jawab Pengelola

Selain persoalan ganti kerugian, kualitas air di Perumahan Serpong Lagoon juga masih membutuhkan penanganan. Pilar mengungkapkan, hasil pengujian terakhir menunjukkan kadar bakteri E. coli masih tinggi.

Pemkot Tangsel mendorong pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui sumber kontaminasi, baik yang berasal dari sumber air baku, sistem pengolahan, maupun jaringan perpipaan.

Pemeriksaan tersebut diperlukan agar langkah perbaikan dapat dilakukan secara tepat dan risiko gangguan kesehatan akibat penggunaan air yang tidak memenuhi standar dapat dicegah.

Pilar juga menegaskan pengelola tetap bertanggung jawab menyediakan air bersih sementara bagi warga selama persoalan berlangsung. Pasalnya, masyarakat selama ini membayar layanan penyediaan air tersebut.

Sementara itu, Pemkot Tangsel telah menyalurkan 20.000 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan warga.

Sebagai langkah jangka panjang, Pemkot Tangsel turut menjajaki kerja sama antara Perseroda Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) dan pengelola Serpong Lagoon untuk penyediaan air bersih. Komunikasi kedua pihak disebut mulai menemukan titik temu, meskipun skema investasi masih dibahas.

Pilar berharap pembahasan kompensasi dapat menghasilkan penyelesaian yang layak bagi warga. Bersamaan dengan itu, pembenahan sistem penyediaan dan distribusi air perlu dilakukan agar masyarakat memperoleh layanan air bersih yang aman dan dapat diandalkan. (*)

Tinggalkan Balasan