Tangerang, Semartara.News — Menunggu antrean mengurus administrasi di Kantor Kecamatan Kelapa Dua kini tak lagi harus dihabiskan dengan duduk diam. Masyarakat dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk membaca buku, mengakses informasi digital, atau sekadar berdiskusi di Perpustakaan Modern Kecamatan Kelapa Dua yang baru diresmikan pada Kamis (16/7/2026).
Perpustakaan yang diresmikan Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, itu menghadirkan wajah baru pelayanan publik. Tak hanya menjadi tempat menyimpan koleksi buku, ruang tersebut dirancang sebagai pusat literasi, pembelajaran, sekaligus ruang kolaborasi bagi masyarakat.
Perpustakaan Modern Kecamatan Kelapa Dua merupakan satu dari enam perpustakaan modern yang dibangun Pemerintah Kabupaten Tangerang sepanjang 2026. Selain di Kelapa Dua, fasilitas serupa akan hadir di Kecamatan Legok, Tigaraksa, Panongan, Balaraja, dan Jayanti sebagai bagian dari program peningkatan budaya literasi masyarakat.
“Alhamdulillah sudah selesai dibangun. Perpustakaan modern di Kecamatan Kelapa Dua ini merupakan salah satu dari enam perpustakaan yang akan dibangun tahun 2026 sebagai salah satu program unggulan bupati dan wakil bupati untuk menggencarkan literasi di tengah masyarakat,” ujar Intan.
Menurutnya, literasi merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas generasi mendatang. Karena itu, perpustakaan harus menjadi ruang yang hidup, tempat masyarakat tidak hanya membaca, tetapi juga belajar, bertukar gagasan, dan melahirkan inovasi.
“Mari jadikan perpustakaan sebagai pusat tumbuhnya gagasan, lahirnya inovasi, dan berkembangnya semangat belajar sepanjang hayat. Semoga kehadiran perpustakaan modern ini dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan perpustakaan lainnya di Kabupaten Tangerang,” katanya.
Ke depan, perpustakaan tersebut juga akan diisi berbagai kegiatan seperti bedah buku dan storytelling agar semakin banyak masyarakat, khususnya anak-anak, yang menjadikan perpustakaan sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.
“Siapapun boleh datang ke sini. Kita manfaatkan ruang literasi ini seluas-luasnya. Kita berharap perpustakaan ini menjadi ruang literasi, ruang diskusi, ruang kolaborasi, juga ruang yang inspiratif bagi anak-anak maupun masyarakat di sekitar Kecamatan Kelapa Dua,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat, mengatakan keberadaan perpustakaan modern menjadi pelengkap pelayanan publik di kantornya. Warga yang sedang menunggu giliran mengurus administrasi atau layanan UPT Bapenda kini dapat memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang lebih produktif.
“Kami merasa bersyukur dan bangga karena menjadi yang pertama diresmikan dari enam kecamatan. Sambil menunggu antrean pelayanan, masyarakat bisa membaca di sini dan memanfaatkan ruang ini untuk berdiskusi,” ujar Dadang.
Ia menjelaskan, perpustakaan tersebut tidak hanya menyediakan koleksi buku, tetapi juga dilengkapi fasilitas digital yang disiapkan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang untuk memudahkan masyarakat mengakses berbagai sumber pengetahuan.
Menurut Dadang, konsep perpustakaan modern di Kecamatan Kelapa Dua dikembangkan di dua lokasi, yakni di lingkungan Kantor Kecamatan Kelapa Dua dan di Desa Curug Sangereng. Kehadirannya diharapkan menjadikan perpustakaan sebagai ruang publik yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat budaya literasi di Kabupaten Tangerang. (*)







