Pelepasan Jamaah Haji Tangerang 2026, Pemerintah Daerah Tingkatkan Fasilitas

Pemkab Tangerang tingkatkan fasilitas haji 2026, uang saku naik jadi Rp750 ribu, pelayanan dan kenyamanan jamaah ikut diperkuat.
Ratusan jamaah haji asal Kabupaten Tangerang menyimak sambutan Bupati Tangerang dalam prosesi pelepasan haji 2026 yang menekankan peningkatan fasilitas dan pelayanan bagi jamaah. (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus meningkatkan fasilitas dan pelayanan bagi jamaah haji pada musim haji 2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, saat menghadiri pelepasan jamaah di Aula Masjid Raya Al-Amjad, Sabtu (25/04/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maesyal menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan dukungan maksimal kepada jamaah haji, baik dari sisi pelayanan, kenyamanan, hingga bantuan finansial.

Salah satu bentuk peningkatan fasilitas yang diberikan adalah kenaikan uang saku bagi jamaah. Jika pada tahun 2025 sebesar Rp500 ribu, maka pada 2026 meningkat menjadi Rp750 ribu per jamaah.

“Alhamdulillah, perhatian pemerintah daerah kepada jamaah haji terus meningkat. Tahun ini uang saku naik menjadi Rp750 ribu per jamaah,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan tertib dan lancar, mulai dari pelepasan, transportasi menuju embarkasi, hingga keberangkatan ke Tanah Suci.

Sebanyak 393 jamaah haji asal Kabupaten Tangerang diberangkatkan dalam kloter ke-5 Provinsi Banten, sekaligus menjadi rombongan pertama pada musim haji 2026. Para jamaah akan menuju embarkasi di Cipondoh untuk menjalani proses registrasi dan beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke Bandara Soekarno-Hatta.

Bupati Maesyal juga memastikan bahwa seluruh jamaah dalam kondisi sehat dan siap menjalankan ibadah haji yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental.

Ia berharap berbagai peningkatan fasilitas yang diberikan dapat membantu jamaah menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan khusyuk.

“Semoga seluruh jamaah diberikan kelancaran, kesehatan, dan dapat menjalankan ibadah dengan baik hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tangerang, Abdullah Hasyim, menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pendampingan kepada jamaah, termasuk dalam hal pembinaan dan pengawasan kesehatan selama pelaksanaan ibadah.

Ia juga mengingatkan jamaah untuk menjaga kondisi fisik, terutama saat memasuki fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), yang menjadi puncak rangkaian ibadah haji.

“Ibadah haji memerlukan kondisi fisik yang prima. Kami mengimbau jamaah untuk menjaga kesehatan agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan optimal,” tuturnya.

Ia memastikan bahwa hingga saat ini kondisi jamaah haji di Tanah Suci tetap aman dan tidak terdampak oleh dinamika yang terjadi di wilayah Timur Tengah.

“Alhamdulillah, kondisi jamaah haji tetap aman dan tidak terganggu,” tegasnya. (*)

Tinggalkan Balasan