Perkuat Peran Perempuan, Pemkab Tangerang Hadirkan Beasiswa hingga Kurikulum Keputrian

Pemkab Tangerang perkuat peran perempuan lewat beasiswa dan Kurikulum Keputrian untuk dukung pendidikan dan karakter generasi muda.
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah berfoto bersama usai seminar di SGU Alam Sutera, menegaskan komitmen penguatan peran perempuan melalui program pendidikan. (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus memperkuat peran perempuan melalui berbagai program strategis, mulai dari penyediaan beasiswa hingga penerapan Kurikulum Keputrian bagi pelajar.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, saat menjadi narasumber dalam seminar publik bertajuk “Carrying Kartini’s Spirit to Empower Today’s and Future Women Leaders” yang digelar di Kampus Swiss German University (SGU) Alam Sutera, Sabtu (25/4/2026).

Menurut Wabup Intan, penguatan peran perempuan harus dimulai dari peningkatan akses pendidikan yang merata dan berkualitas.

“Melalui program Beasiswa Tangerang Gemilang, kami ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak di Kabupaten Tangerang yang terhambat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Tangerang juga menjalankan kebijakan sekolah swasta gratis secara bertahap untuk jenjang SD dan SMP guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Tak hanya fokus pada pendidikan formal, Pemkab Tangerang turut menghadirkan inovasi melalui Kurikulum Keputrian yang menyasar siswi SD kelas 5 hingga SMP. Program ini dirancang untuk membekali remaja putri dengan nilai-nilai moral serta keterampilan hidup (life skills).

“Di Kurikulum Keputrian, kami mengajarkan budi pekerti, adab, hingga keterampilan praktis seperti memasak dan cara melindungi diri. Ini penting untuk membentuk karakter dan kemandirian anak perempuan sejak dini,” jelasnya.

Ia menambahkan, perempuan di era global saat ini dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kemampuan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Perempuan harus mampu berdaya saing dan berkontribusi aktif dalam pembangunan, tanpa melupakan nilai-nilai yang menjadi jati dirinya,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Intan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan berbagai pihak dalam mendorong pemberdayaan perempuan secara berkelanjutan.

Ia berharap, melalui berbagai program yang dijalankan, semakin banyak perempuan di Kabupaten Tangerang yang memiliki kesempatan untuk berkembang, mandiri, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Dengan dukungan pendidikan dan penguatan karakter, kami optimistis perempuan dapat menjadi pilar penting dalam pembangunan daerah,” pungkasnya.

Seminar tersebut turut menghadirkan sejumlah tokoh inspiratif dari berbagai sektor yang berbagi pengalaman terkait peran perempuan dalam kepemimpinan dan pembangunan di era modern. (*)

Tinggalkan Balasan