Operasi Ketupat Maung 2026 Dimulai, 1.123 Personel Gabungan Siap Amankan Idulfitri di Tangerang

Polresta Tangerang siagakan 1.123 personel gabungan dalam Operasi Ketupat Maung 2026 untuk pengamanan mudik dan Idulfitri.
Sebanyak 1.123 personel gabungan mengikuti Apel Siaga Kamtibmas Operasi Ketupat Maung 2026 di Kabupaten Tangerang sebagai bentuk kesiapan pengamanan arus mudik, arus balik, dan perayaan Idulfitri. (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News — Operasi Ketupat Maung 2026 resmi dimulai di wilayah hukum Polresta Tangerang dengan menerjunkan 1.123 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik, arus balik, serta perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Siaga Kamtibmas yang digelar di Lapangan Maulana Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Kamis (12/3/2026).

Apel siaga tersebut melibatkan unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat. Dari total 1.123 personel yang disiagakan, terdiri atas 232 personel Polresta Tangerang, 173 personel TNI, dan 223 personel dari unsur pemerintah daerah, serta didukung unsur lainnya.

Kegiatan apel juga dihadiri sejumlah perwakilan masyarakat, di antaranya komunitas ojek online (ojol), perwakilan buruh, serta organisasi kemasyarakatan.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, Operasi Ketupat Maung 2026 merupakan upaya bersama untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama momentum Idulfitri.

“Operasi Ketupat Maung 2026 ini merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya saat arus mudik, arus balik, hingga perayaan Idulfitri,” kata Indra Waspada.

Ia menjelaskan, pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur mudik dan pusat keramaian, tetapi juga mencakup tempat ibadah, pusat perbelanjaan, serta objek vital lainnya yang berpotensi menjadi titik keramaian masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pengamanan Idulfitri tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan dukungan serta partisipasi seluruh elemen masyarakat.

“Kolaborasi ini penting agar tercipta situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif selama momentum Idulfitri,” ujarnya.

Indra Waspada menambahkan, seluruh personel yang terlibat diharapkan dapat menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Harapannya masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan