Kota Tangsel, Semartara.News — Menjelang arus mudik Lebaran 1447 H, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan ramp check di Terminal Pondok Cabe, Pamulang, dan menemukan sejumlah bus yang belum memenuhi standar keselamatan. Beberapa bus ditemukan memiliki lampu rusak, sementara satu unit bus milik PO Primajasa kelebihan jumlah kursi, dari 46 kursi menjadi 56 kursi.
Sekretaris Dishub Tangsel, Yanuar, mengatakan pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kendaraan angkutan mudik aman dan layak jalan.
“Ramp check ini penting agar seluruh bus yang membawa pemudik tidak membahayakan keselamatan selama perjalanan,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).
Dari 135 bus yang diperiksa, hanya 34 kendaraan yang dinyatakan lulus uji kelaikan dan diberikan stiker tanda lolos. Sementara bus yang belum memenuhi persyaratan diminta segera melakukan perbaikan, baik dari sisi teknis maupun administrasi.
Pemeriksaan mencakup kondisi ban, lampu, mesin, sistem gas, dan kesesuaian putaran mesin (RPM). Yanuar menekankan bahwa perbaikan harus selesai sebelum pemberangkatan mudik dimulai, yang dijadwalkan pada 14 Maret.
Meski Pemerintah Kota Tangsel tidak menyelenggarakan mudik gratis, masyarakat tetap dapat mengikuti program dari pemerintah pusat melalui Terminal Pondok Cabe. Program ini menyediakan kuota sekitar 15.000 penumpang dengan jadwal keberangkatan mulai 16 Maret, dan hingga kini tercatat sekitar 11.000 orang telah mendaftar.
Tahun ini, rute mudik dari Pondok Cabe hanya tersedia untuk dua kota, yakni Aceh dan Medan. (*)







