Tangerang, Semartara.News — Anggota MPR RI asal Banten, Ananta Wahana mengungkap sejarah lahir Pancasila di hadapan kader dan struktural DPC PDIP Kota Tangerang Selatan.
Ananta menyebut, bahwa sebelumnya asal usul atau sejarah lahirnya Pancasila pernah menjadi polemik di tengah masyarakat.
Karena zaman Orde Baru ada beberapa versi lahirnya Pancasila yang mengemuka di masyarakat untuk menghilangkan peran Soekarno dalam kemerdekaan Indonesia.
“Maka kita harus dan wajib mengetahui sekarang bahwa penggali Pancasila adalah Bung Karno” ujar Ananta Wahana saat Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, berlangsung di Sekretariat DPC PDIP Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (8/4/2023).
Selanjutnya Ananta memaparkan, bahwa Pancasila sebagai dasar dan ideologi bangsa lahir pada tanggal 1 Juni 1945 saat pidato Presiden pertama Indonesia, Soekarno dalam sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan).
“Dalam pidatonya itu Bung Karno pertama kali mengemukakan konsep awal Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia. Panca artinya lima, sedangkan Sila artinya prinsip atau asas,” ungkapnya.
Saat itu Bung Karno menyebutkan lima dasar untuk negara Indonesia, yakni Sila Pertama “Kebangsaan”, Sila Kedua “Internasionalisme atau Perikemanusiaan”, Sila Ketiga “Demokrasi”, Sila Keempat “Keadilan sosial”, dan Sila Kelima “Ketuhanan”.
Untuk menyempurnakan rumusan Pancasila dan membuat Undang-Undang Dasar yang berlandaskan kelima asas tersebut, maka Dokuritsu Junbi Cosakai membentuk sebuah panitia yang disebut sebagai Panitia Delapan terus disempurnakan menjadi Panitia Sembilan.
Yaitu terdiri Ir Soekarno, Mohammad Hatta, Abikoesno Tjokroseojoso, Agus Salim, Wahid Hasjim, Mohammad Yamin, Abdul Kahar Muzakir, Mr AA Maramis, dan Achmad Soebardjo.