Ratusan Petugas Dikerahkan Awasi Kesehatan Hewan Kurban di Tangerang

Pemkab Tangerang kerahkan ratusan petugas untuk awasi kesehatan hewan kurban di berbagai lapak guna pastikan aman dan bebas penyakit.
Sejumlah petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban Kabupaten Tangerang berfoto bersama di sela kegiatan pengawasan lapangan. Para petugas tersebut merupakan bagian dari tim yang disebar ke berbagai titik untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak jual menjelang Idul Adha. (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengerahkan ratusan petugas untuk memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh hewan yang dijual di berbagai lapak dalam kondisi sehat, aman, dan layak dikonsumsi masyarakat.

Pengawasan dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang dengan menurunkan 96 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban ke sejumlah titik penjualan di wilayah kabupaten.

Para petugas tersebut terdiri dari dokter hewan serta tenaga pemeriksa kesehatan hewan yang juga berkolaborasi dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Banten II. Mereka disebar ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan secara langsung di setiap lapak penjualan hewan kurban.

Pemeriksaan meliputi kondisi fisik hewan, seperti bagian mulut, kaki, dan kuku, guna memastikan tidak adanya gejala penyakit menular yang dapat membahayakan konsumen, termasuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang sebelumnya sempat menjadi perhatian nasional.

Selain pemeriksaan fisik, petugas juga memastikan seluruh hewan kurban memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH) sebelum diperbolehkan untuk diperjualbelikan kepada masyarakat.

DPKP Kabupaten Tangerang mencatat, hingga saat ini ratusan lapak penjualan hewan kurban telah diperiksa dan dinyatakan memenuhi standar kesehatan, sehingga mendapatkan penandaan atau identitas hewan sehat sebagai bentuk jaminan kelayakan jual.

Pemkab Tangerang menegaskan bahwa pengawasan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga Hari Raya Idul Adha, guna memastikan masyarakat mendapatkan hewan kurban yang aman, sehat, dan sesuai ketentuan syariat.

Dengan pengawasan ketat tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat lebih tenang dalam memilih hewan kurban, sekaligus mencegah potensi penyebaran penyakit hewan di wilayah Kabupaten Tangerang. (*)

Tinggalkan Balasan