Umum  

Warkop Berubah Diskotik dan Menyediakan Wanita Cantik Makin Marak di Sekitar Puspemkab Tangerang

Warkop berubah diskotik
Warkop berubah diskotik di area Pupemkab Tangerang juga menyediakan wanita-wanita cantik.

Sementara itu, pemilik warkop yang enggan disebutkan namanya mengaku dirinya membuka usaha tersebut semenjak mendapat pemutusan hubungan kerja (PHK) dari perusahaannya.  Saat itu, Ia menyatakan miras yang dijual oleh warungnya didapat dari depo jamu di lokasi sekitar.

“Saya buka pas semenjak di PHK aja, kalau soal minuman keras, saya beli lagi dari warung jamu sekitar, paling ngambil untung Rp10 Ribu,” kata dia.

Ormas dan Satpol PP Kerap Datang

Disinggung soal kamar-kamar di dalam warung, ia malah mengungkap baru saja beberapa orang yang mengaku sebagai anggota organisasi masyarakat (ormas) mendatangi dirinya dan mengancam akan melaporkan tempat usahanya.

Saat itu kata dia, beberapa anggota ormas itu meminta dirinya memberikan sejumlah uang tiap bulannya sebagai bentuk koordinasi sebesar Rp1 Juta lebih. Namun, dirinya menolak, sebab nominal itu menurutnya terlalu besar.

“Iya tadi juga ada ormas yang datang, mereka minta uang koordinasi tiap bulan Rp1 Juta lebih, saya gak sanggupin,” jelasnya.

Sedangkan, terkait penindakan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ia menyatakan bahwa, para petugas yang patroli kerap mendatangi tempatnya, tetapi bukan untuk melakukan penertiban.

“Kalau lagi patroli aja Pol PP datang ke warung,” pungkasnya.(Deri/Tri)

Tinggalkan Balasan