Pandeglang, Semartara.News – Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, punya cara hangat untuk tetap dekat dengan warganya. Alih-alih dalam suasana formal, ia memilih hadir di tengah masyarakat melalui ajang lomba mancing dan catur komunitas yang digelar di Kolam Pemancingan Saung Hejo, Pandeglang, pada Minggu (1/2/2026).
Bagi Dimyati, agenda ini bukan sekadar mengejar piala atau hadiah. Ia memandang pertemuan tersebut sebagai ruang terbuka untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun rasa kekeluargaan yang lebih solid di tengah masyarakat.
Filosofi Kesabaran dan Karakter
Menariknya, Dimyati menyoroti adanya kaitan erat antara hobi dan pembangunan karakter. Menurutnya, mancing dan catur bukanlah aktivitas sembarangan; keduanya memerlukan strategi dan mental yang kuat.
Melatih Kesabaran: Menanti kail disambar ikan butuh ketenangan ekstra.
Keteguhan Hati: Fokus pada tujuan meski dalam situasi sulit.
Perhitungan Matang: Setiap langkah dalam catur mencerminkan pengambilan keputusan yang bijak.
“Kesabaran dan semangat pantang menyerah adalah modal utama untuk meraih keberhasilan, baik dalam permainan maupun kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Pesan Moral: Merangkul Tanpa Sekat
Di hadapan para peserta, Wagub Banten ini mengingatkan pentingnya menjaga sikap rendah hati. Ia menekankan bahwa kekuatan sebuah komunitas terletak pada rasa persaudaraan, bukan pada status sosial.
“Komunitas akan tumbuh sehat jika semua anggotanya merasa sebagai keluarga. Jangan biarkan jabatan atau kekayaan membuat kita sombong. Kekuatan sejati itu lahir dari kebersamaan,” tegas Dimyati.
Sinergi Lintas Daerah
Wawan, selaku Ketua Pelaksana, menjelaskan bahwa acara ini disambut antusias oleh komunitas dari delapan kabupaten/kota di Banten. Selain sebagai ajang asah otak dan ketenangan, kegiatan ini bertujuan memperluas jejaring positif antarwarga.
Dukungan nyata dari Wagub Dimyati pun sangat dirasakan peserta dan warga sekitar, mulai dari penyediaan 2,5 kuintal ikan untuk lomba hingga pembagian paket sembako bagi masyarakat setempat. Sebagai bentuk apresiasi, komunitas yang hadir menyatakan komitmen mereka untuk terus mendukung program-program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Banten. (*)







