Tangerang, Semartara.News — Tradisi Ta’mir Ramadan yang telah berlangsung selama 20 tahun di Masjid Jami Nurul Yaqin, Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa, kembali digelar tahun ini. Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara langsung membuka kegiatan tersebut pada Senin (23/02/26) dan menyampaikan apresiasinya atas konsistensi serta antusiasme masyarakat.
Dalam sambutannya, Maesyal Rasyid menilai keberlangsungan Ta’mir Ramadan selama dua dekade menjadi bukti kuatnya komitmen warga dalam memakmurkan masjid dan menjaga nilai-nilai keagamaan.
“Saya bangga melihat semangat masyarakat yang terus menjaga tradisi ini selama 20 tahun. Ini menunjukkan kebersamaan dan religiusitas yang tetap terpelihara dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, berbagai kegiatan seperti iktikaf, tadarus Al-Qur’an, salat berjamaah lima waktu, serta salat Tarawih berjamaah menjadi sarana penting dalam mempertebal iman dan takwa, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Tradisi ini bukan hanya tentang menjaga kegiatan rutin, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kualitas ibadah kita di bulan penuh berkah,” tandasnya.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga keikhlasan dan semangat beribadah sepanjang Ramadan, serta mengisi bulan suci dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat.
“Mari kita manfaatkan Ramadan ini untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperbanyak amal kebaikan,” serunya.
Sementara itu, Ketua Panitia Ta’mir Ramadan, Bustomi, mengungkapkan rasa syukur atas kembali terlaksananya kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan Ta’mir Ramadan yang sudah berjalan selama 20 tahun ini kembali dapat dilaksanakan dan akan berlangsung selama empat hari,” ungkapnya.
Ia berharap dukungan dari pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dapat membuat kegiatan berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi umat dan lingkungan sekitar. (*)







