Kabupaten Tangerang, Semartara.News – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang tengah menyiapkan langkah pencegahan wabah penyakit leptospirosis yang menyerang masyarakat.
Pasalnya leptospirosis itu merupakan penyakit yang berasal dari bakteri Leptospira yang dapat menyebar pada manusia melalui urin atau darah hewan yang terinfeksi, salah satunya tikus.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Tangerang, Sumihar Sihaloho mengatakan, salah satu cara menekan penyakit tersebut adalah dengan cara melakukan surveilans.
Untuk itu, Kata Sumihar, pihaknya akan menyiapkan trap atau jebakan tikus di sekitar tempat tinggal pasien yang positif terjangkit penyakit tersebut.
“Pada tikus yang tertangkap nantinya akan dilakukan pembedahan untuk mengambil sampel tikus tersebut,” kata Sumihar kepada wartawan, Selasa, (14/3/2023).
Sumihar menyebut sampel daging tikus itu akan dicek di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Kementerian Kesehatan dan Dinkes Provinsi Banten.
“Selanjutnya, melakukan skrining pada pasien atau orang yang bergejala dengan penggunaan rapid test,” terangnya.