Jakarta, Semartara.News — Hasil survei nasional Indonesia Political Opinion (IPO) mengungkap bahwa publik semakin mengapresiasi figur teknis dalam kabinet. Dua nama yang menonjol adalah Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang menempati peringkat teratas dalam penilaian publik.
Dalam survei bertajuk “Satu Tahun Pemerintahan: Evaluasi dan Catatan Publik”, Teddy memperoleh 85,1 persen, sementara Purbaya menyusul dengan 70,8 persen, hanya terpaut tipis dari Menteri Agama Nasaruddin Umar (71,2 persen).
Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah menyebut hasil ini memperlihatkan bahwa masyarakat semakin menaruh kepercayaan pada pejabat yang berorientasi pada data dan efisiensi.
“Baik Teddy maupun Purbaya dianggap representasi dari tipe menteri yang rasional, fokus, dan tidak mudah terseret isu politik,” jelas Dedi.
Ia menambahkan, kenaikan cepat Purbaya di daftar penilaian publik juga menjadi sinyal kuat bahwa publik mengapresiasi gebrakan ekonomi yang dirasa langsung berdampak.
“Dalam waktu singkat, publik menilai ada arah fiskal yang lebih jelas, dan ini meningkatkan persepsi positif terhadap Purbaya,” tambahnya.
Survei IPO melibatkan 1.200 responden dari 38 provinsi dengan metode SMRS, margin of error ±2,9 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen. (*)







