Jakarta, Semartara.News – Panita Nasional Kongres IV Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) telah menggelar Kick Off rangkaian agenda menjelang kongres di Bandung, Juni nanti. Tema Kongres IV PA GMNI adalah “Nasionalisme Menjawab Tantangan Zaman”.
Dalam rangkaian pra kongres ini, DPP PA GMNI bersama panitia nasional sudah memulai dengan peluncuran Kanal Media pada 23 Maret 2021. Peluncuran Kanal Media meliputi, website resmi yang memuat seluruh informasi aktivitas alumni GMNI, baik di daerah dan nasional yaitu dengan nama infokongres.com. Selain itu, kanal media juga menyiapkan platform media sosial, antara lain facebook, Youtube, Instagram, dan twitter. Semua kanal medsos ini bernama Kabar Alumni GMNI.
Dalam agenda kick off Pra Kongres, selain peluncuran kanal media, panitia nasional juga melaksanakan webinar nasional. Webinar nasional dengan tema “Kiprah Alumni GMNI dalam Konstelasi Politik Nasional, Sejarah dan Harapan Ke Depan” menghadirkan narasumber dari unsur mantan pimpinan nasional Alumni GMNI, di antaranya Ketua Umum DPP PA GMNI 2015-2020 Ahmad Basarah, Palar Batubara, Theo L Sambuaga, dan Soekarwo atau Pakde Karwo.
Setelah agenda kick off, Panitia Nasional pada 9 April 2021, mengadakan webinar nasional pertama dengan tema “Membangun Kedaulatan, Kemandirian dan Kepribadian Desa Dengan Semangat Gotong Royong”.
Webinar ini menghadirkan keynote speaker Ketua Umum DPP PA GMNI, Ahmad Basarah dengan narasumber antara lain, Direktur Advokasi dan Kerja Sama Kemendesa PDT, Mohammad Fahri; Ketua DPP PA GMNI Eva Kusuma Sundari; Aktivis Gerakan Bangun Desa Yogyakarta Arief Surahman; dan Vinsen Bureni, Direktur Bengkel Apek Kupang.
Sedikitnya ada 7 seri webinar dari April hingga Juni mendatang. Tema-tema webinar tersebut disesuaikan dengan hasil kajian tim kelompok kerja (Pokja)Panitia Nasional. Tim Pokja dibagi dalam kajian rekomendasi, organisasi dan program perjuangan organisasi. Hasil-hasil serial webinar itu akan dimatangkan dalam Kelompok Diskusi Terpumpun (Fokus Discussion Group) untuk dijadikan bahan pembahasan di Kongres.
Adapun, Webinar II Pra Kongres soal Kepribadian dalam Berkebudayaan direncanakan digelar Kamis (22/4/2021) mendatang.
Ketua Panitia Nasional Kongres IV PA GMNI, Karyono Wibowo, Sabtu (17/4/2021) menuturkan, rangkaian agenda pra kongres ini akan dibuat semeriah mungkin, namun tidak meninggalkan esensi edukasi dan nilai-nilai kebangsaan.
“Rangkaian agenda pra Kongres IV PA GMNI 2021 sudah tersusun dalam rencana program. Bersama panitia lainnya, kami ingin memberikan informasi yang bersifat edukasi sekaligus mentransformasi nilai-nilai kebangsaan bagi seluruh kader GMNI,” tutur pengamat Indonesia Policy Institute (IPI) tersebut.
Lanjut Karyono, selain menjalankan rencana program hingga hari pelaksanaan kongres nanti, panitia nasional memanfaatkan platform media sosial sebagai sarana informasi untuk perhelatan lomba monolog, penulisan artikel dan logo PA GMNI yang akan dimulai di bulan Mei nanti. Lomba ini terbuka untuk umum dengan sasaran utamanya untuk kaum milenial. Bakal ada hadiah jutaan rupiah yang disediakan DPP PA GMNI.
“Platform media sosial kami manfaatkan sebagai sarana informasi dalam menjangkau seluruh alumni maupun kader GMNI. Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada perubahan interaksi sosial. Suka tidak suka, pola komunikasi juga ikut berubah. Digitalisasi gerakan di era revolusi industri 4.0 menjadi pilihan saat ini,” ungkap aktivis gerakan mahasiswa 1998 itu.
Oleh karena itu, Kongres IV PA GMNI yang dijadwalkan 19-21 Juni 2021 di Bandung, Jawa Barat akan digelar secara hybrib, paduan acara online dan offline.
Kongres kali ini nantinya ditutup dengan kegiatan Haul Bung Karno serta Napak Tilas perjuangan Bung Karno di Bandung seperti Penjara Banceuy, kampus ITB, Gedung Indonesia Menggugat, dan Museum Asia Afrika. Juga ziarah ke makam Pak Marhaen dan pendiri GMNI Prof Dr Sri Soemantri. (*)