Peringatan Isra Mi’raj 1447 H di Kabupaten Tangerang, Bupati Maesyal Rasyid Soroti Nilai Iman dan Sosial

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid hadir peringatan Isra Mi’raj, ajak warga tingkatkan iman, kepedulian, dan doa untuk korban banjir.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid hadir di tengah masyarakat Desa Cisereh, Tigaraksa, untuk memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H. Di Masjid Jami Raudhatul Jannah, suasana khidmat menyatu dengan semangat kebersamaan. (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, membaur bersama warga dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Jami Raudhatul Jannah, Desa Cisereh, Tigaraksa, pada Sabtu malam (31/1/26). Kehadiran sosok nomor satu di Kabupaten Tangerang ini menjadi momen hangat untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat setempat.

Lebih dari Sekadar Seremonial

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menekankan bahwa Isra Mi’raj seharusnya tidak hanya diperingati sebagai rutinitas tahunan. Baginya, peristiwa agung ini adalah alarm spiritual untuk terus memperbaiki kualitas ibadah, terutama shalat lima waktu sebagai fondasi karakter manusia.

“Nilai-nilai dalam Isra Mi’raj adalah bekal kita untuk membentuk pribadi yang berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab,” tuturnya di hadapan para jamaah.

Ibadah dan Kepedulian Sosial

Beliau juga menggarisbawahi bahwa kesalehan individu harus selaras dengan kesalehan sosial. Menurutnya, ibadah yang tulus akan terpancar melalui sikap peduli terhadap sesama dan lingkungan sekitar. Semangat tolong-menolong inilah yang menjadi ruh dari peringatan keagamaan tersebut.

Di tengah suasana khidmat, Bupati mengajak seluruh jamaah untuk menundukkan kepala sejenak, mendoakan warga yang saat ini sedang tertimpa musibah banjir, baik yang berada di wilayah Kabupaten Tangerang maupun daerah lainnya. Ia berharap para korban diberikan ketabahan serta kemudahan dalam melewati masa sulit ini.

Sinergi Pemerintah dan Rakyat

Menutup arahannya, Maesyal Rasyid menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk selalu hadir bagi warganya. Ia menjelaskan bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kuatnya penanganan sosial dan kemanusiaan.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Ikhtiar kami butuh dukungan penuh dari masyarakat. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat gotong royong demi Kabupaten Tangerang yang lebih berkah dan bersatu,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan