BUMN  

Padepokan Karang Tumaritis Terima Bantuan Dari Tiga Perusahaan BUMN

Padepokan Karang Tumaritis
Perwakilan BNI 46. Wahyudi, menyerahkan secara simbolik alat musik biola kepada perwakilan Paguyuban Mbangun Karso, di Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, di Kabupaten Tangerang, Selasa (22/12/2020). (Foto - Semartara)

Serah Terima Gedung Serba Guna Karang Tumaritis

Prosesi penyerahan dan peresmian Gedung Serba Guna Karang Tumaritis secara simbolis dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Coorporate Communication PT Pupuk Indonesia, Andry Chandra, kepada Anggota Komisi VI DPR RI sekaligus pemilik Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, St Ananta Wahana. (Foto – Semartara)

Dalam sambutanya, Ananta mengatakan, bahwa Gedung Serbaguna Rumah Kader Karang Tumaritis, sengaja dibangun sebagai tempat pengkaderan bagi para calon pemimpin masa depan. Karena, menurutnya, Gedung Serbaguna Rumah Kader Karang Tumaritis ini, bisa dijadikan tempat pendidikan dan pelatihan berbagai organisasi kemahasiswaan, kemasyarakatan, serta, berbagai organisasi kepemudaan lainnya.

“Bagi organisasi kemahasiswaan, kemasyarakatan serta berbagai organisasi kepemudaan lainnya yang ingin mengadakan pendidikan dan pelatihan, bisa memanfaatkan berbagai fasilitas yang ada di Gedung Serbaguna Rumah Kader Karang Tumaritis ini,” papar Ananta.

“Lantai bawah didesain untuk ruang makan dan toilet, sedangkan di lantai atas bisa dimanfaatkan untuk ruang pendidikan dan pelatihan sekaligus untuk beristirahat,”jelasnya.

Di Waktu yang sama, Coorporate Communication PT Pupuk Indonesia, M Jul Kurniawan, menyampaikan hal yang sama. Ia berharap, hubungan antara Pupuk Indonesia dengan paguyuban yang tergabung di dalam Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, dan juga dengan Ananta Wahana, bisa terjalin dengan baik.

Kurniawan mengaku, dirinya termasuk salah satu orang yang ikut survei lokasi pada waktu tempat berkumpulnya para seniman ini, masih berbentuk tanah. “Kami mengucapkan terimakasih yang tak terhingga. Kami berharap hubungan ini akan terus terjalin, antara pupuk indonesia dengan Karang Tumaritis, dan bapak Ananta. Kebetulan kami dulu ikut survei lokasinya,” jelas Kurniawan.

“Dulu waktu masih survei, lokasi ini masih tanah, dan sekarang terbangun gedung yang sangat megah, sangat cantik, sangat indah insya Allah akan banyak punya manfaat. Apalagi mendengar cerita bapak Ananta tadi, tempat ini banyak berkaitan dengan sejarah, banyak tokoh-tokoh nasional yang pernah singgah di tempat ini. Sekali lagi kami ucapkan terimakasih, semoga bisa terus melahirkan kader-kader penerus bangsa yang handal,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan