Mitos Bunyi Tokek Menurut primbon Jawa, Ada Hitungan Ganjil Genap

Mitos Bunyi Tokek Menurut primbon Jawa
Mitos bunyi tokek yang ada di masyarakat/Foto: Tokek-Gettyimages

Malah, semakin kencangnya bunyi tokek yang ada di dalam suatu rumah, maka rezeki sang pemilik rumah pun besar juga.

Berbunyi 1 kali: Sida Karya artinya sukses dalam pekerjaan.

Berbunyi 2 kali: Nemu Asih artinya saling mengasihi.

Berbunyi 3 kali: Suwung Kepanggih artinya menemui kesepian.

Berbunyi 4 kali: Menemuredut artinya saling mendapatkan kesusahan.

Berbunyi 5 kali: Sangging Suka artinya mendapatkan kebahagiaan.

Berbunyi 6 kali: Sengkala Gering artinya malapetaka.

Berbunyi 7 kali: Nemu Ayu artinya mendapatkan kebaikan.

Berbunyi 8 kali: Ala Gering artinya mendapatkan keburukan.

Berbunyi 9 kali: Sengsara Bara artinya sengsara yang tidak berkesudahan.

Berbunyi 10 kali; Wiryaguna artinya menjadi sangat berguna.

Berbunyi 11 kali: Kirang Sekaya artinya kekurangan harta.

Berbunyi 12 kali: Meweh Kepanggih artinya bertemu kesusahan.

Berbunyi 13 kali: Laba Bhukti artinya mendapatkan keuntungan.

Berbunyi 14 kali: Setata Uyut artinya selalu ribut.

Berbunyi 15 kali: Ala Dahat artinya buruk sekali.

Terlepas dari arti bunyi tokek di atas, bunyi tokek diartikan beragam tergantung wilayah masing-masing.

Namun demikian jika diamati secara biologis, bunyi tokek bisa jadi menandakan beragam tanda juga.

Salah satunya musim kawin tokek.(Jack)

Melansir dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan