Malah, semakin kencangnya bunyi tokek yang ada di dalam suatu rumah, maka rezeki sang pemilik rumah pun besar juga.
Berbunyi 1 kali: Sida Karya artinya sukses dalam pekerjaan.
Berbunyi 2 kali: Nemu Asih artinya saling mengasihi.
Berbunyi 3 kali: Suwung Kepanggih artinya menemui kesepian.
Berbunyi 4 kali: Menemuredut artinya saling mendapatkan kesusahan.
Berbunyi 5 kali: Sangging Suka artinya mendapatkan kebahagiaan.
Berbunyi 6 kali: Sengkala Gering artinya malapetaka.
Berbunyi 7 kali: Nemu Ayu artinya mendapatkan kebaikan.
Berbunyi 8 kali: Ala Gering artinya mendapatkan keburukan.
Berbunyi 9 kali: Sengsara Bara artinya sengsara yang tidak berkesudahan.
Berbunyi 10 kali; Wiryaguna artinya menjadi sangat berguna.
Berbunyi 11 kali: Kirang Sekaya artinya kekurangan harta.
Berbunyi 12 kali: Meweh Kepanggih artinya bertemu kesusahan.
Berbunyi 13 kali: Laba Bhukti artinya mendapatkan keuntungan.
Berbunyi 14 kali: Setata Uyut artinya selalu ribut.
Berbunyi 15 kali: Ala Dahat artinya buruk sekali.
Terlepas dari arti bunyi tokek di atas, bunyi tokek diartikan beragam tergantung wilayah masing-masing.
Namun demikian jika diamati secara biologis, bunyi tokek bisa jadi menandakan beragam tanda juga.
Salah satunya musim kawin tokek.(Jack)
Melansir dari berbagai sumber