Jakarta, Semartara.News – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan bahwa implementasi B35 merupakan upaya pemerintah mengatasi krisis iklim dunia
Salah satunya bentuk komitmen pemerintah untuk mengatasi krisis iklim dengan mengurangi emisi gas rumah kaca secara signifikan nyaitu percepatan energi yang inklusif, bersih, berkelanjutan dan mendorong investasi untuk mencapai Net Zero Emission.
“Pemerintah optimis bahwa program B35 dapat menuai respon positif seperti program pendahulunya yaitu B30 dalam berbagai aspek indikator ekonomi, sosial, dan lingkungan,” ujarnya saat membuka Talkshow Energy Corner Special-B35 Implementation “B35 untuk Ketahanan dan Kemandirian Energi Menuju Transisi Energi yang Merata dan Berkeadilan” kata Airlangga Hartarto dikutip dari Antaranews.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) telah menyelesaikan rangkaian uji coba B35, yakni campuran biodiesel 35% dalam minyak solar yang siap diimplementasikan secara nasional mulai 1 Februari 2023, esok hari.