Berita  

LPP Tangerang Gelar Peragaan Tata Rias Busana

SEMARTARA – Sejumlah warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (LP) di Tangerang beradu terampil dalam peragaan busana dan tata rias, Selasa (6/8/2019). Peragaan bertema pesta malam dan fantasi itu digelar dalam rangka menyambut Kemerdekaan Indonesia ke-74 di lingkungan LP Perempuan (LPP) Kelas 2 A Tangerang, Jalan Mohammad Yamin, Cikokol, Kota Tangerang.

Kepala LPP Kelas 2 A Tangerang, Herlin Candrawati mengatakan, lomba peragaan busana ini sekaligus jadi ajang pembuktian warga binaannnya. Pasalnya, pihaknya telah menyediakan pelatihan tata rias secara intens untuk warga binaan.

“Sebelumnya mereka ikuti pelatihan-pelatihan dan memang bukan hanya sekali. Beberapa, kemarin sempat juga kita dengan Iwapi dengan La Tulipe kemudian dengan yang dipimpin mbak Lulu (instruktur tata rias),” imbuh Kalapas.

Kalapas menambahkan, pelatihan yang diikuti warga binaannya melibatkan lembaga kursus terpercaya serta instruktur ahli. Pelatihan tata rias sendiri merupakan program pembinaan karakter di LPP. Tercatat, sejumlah warga binaan penerima manfaat proram tersebut berkarir sebagai penata rias profesional berkat pembekalan tersebut.

“Harapannya menjadi bekal mereka untuk nanti dia kembali ke masyarakat itu mereka punya keahlian, tidak mengulangi permasalahan yang sama. Membuka lembaran baru, khususnya keahlian kewanitaan. Kalau wanita wajah sudah cantik, kemudian merias wajah orang lain, menjadi sukses kan kita juga bangga,” kata Kalapas.

Instruktur tata rias LPP, Lulu Faizah menuturkan, keahlian tata rias fantasi dan pesta malam banyak diminati masyarakat. Sementara keahlian ini, disebut Lulu, belum banyak dimiliki orang.

“Saya ambil tema fantasi dan pesta glamour, karena mungkin tata rias yang lain itu biasa. Kalau karakter ini juga bisa untuk perfilman, artis itu menuju ke karakter,” katanya.

Lulu mengklaim, pembekalan tata rias mampu membuat warga binaan mempunyai daya saing ketika kembali ke masyarakat.

IBU PERTIWI: Busana dan tata rias berkonsep Ibu Pertiwi tengah digarap salah satu peserta.

Dalam pameran busana itu ditampilkan sebanyak 12 tata rias pesta malam dan fantasi. Salah satu karya yang ditampilkan, berkonsep ibu pertiwi berhasil menyabet gelar juara. Menurut penata riasnya, karya tersebut menyimbolkan persatuan dan kesatuan bangsa. (irfan)

Tinggalkan Balasan