Legislator Senayan Lakukan Sidak ke Pabrik Minyak Goreng

Legislator Senayan Lakukan Sidak

Jakarta, Semartara.News – Persoalan harga dan kelangkaan minyak goreng disikapi oleh para legislator senayan lakukan sidak atau inspeksi mendadak ke salah satu pabrik minyak goreng terbesar di Indonesia.

Legislator senayan lakukan sidak ke pabrik minyak goreng tersebut, untuk memastikan kendala atas produksi dair minyak goreng yang ada di Indonesia, sehingga bisa diketahui akar persoalan yang terjadi, dalam hal pendistribusian hingga harga minyak goreng tersebut.

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto mengatakan ada dua jenis minyak goreng yang dipakai masyarakat. Pertama minyak goreng kemasan. Kemudian minyak goreng tanpa kemasan atau minyak goreng curah. Belakangan ini masyarakat kesulitan mendapatkan minyak goreng di pasaran, akibat harga yang relatif tinggi.

“Menanggapi laporan tersebut, Komisi VII langsung lakukan sidak ke pabrik minyak goreng Sunco PT Mikie Oleo Nabati Industri. Kami mau tahu apa penyebab minyak goreng langka di pasaran. Di mana saja titik-titik rawannya, terutama minyak goreng curah,” sebut Mulyanto saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI PT Mikie Oleo Nabati Industri di Bekasi, Jawa Barat, Kamis 24 Maret 2022 lalu, sebagaimaan dilansir dari situs DPR RI.

“Sekarang minyak gorengnya sudah ada, tapi ibu-ibunya menghindar (tidak membeli) karena mahal. Kemarin ibunya ngantre, minyaknya yang menghidar karena langka. Pasti ada yang tidak benar. Berdasarkan temuan di lapangan kami di sini, semuanya berjalan lancar, produksinya aman, penyalurannya juga. Kita harapkan agar masalah (minyak goreng) ini cepat terselesaikan,” harapnya.

Seperti yang diketahui, saat ini harga minyak goreng curah lebih murah dibandingkan dengan minyak goreng kemasan. Hari ini minyak goreng kemasan dijual bervariasi mulai dari Rp24.000 hingga Rp28.000 per liter. Sementara itu, harga minyak curah dibanderol paling murah Rp12.000 per liter di pasar tradisional. Pemerintah sendiri mengatur Harga Eceran Tertinggi atau HET minyak goreng sebesar Rp14.000 per liter. Dengan ini diharapkan masyarakat bisa membeli minyak di bawah harga minyak kemasan yang harganya hampir dua kali lipat seperti yang dirasakan saat ini.

 

Tinggalkan Balasan