KPK: PPDB Online Rawan Kecurangan

SEMARTARA, Tangerang – Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Wilayah 4, Kordinasi Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Wuryono Prakoso menilai bahwa proses pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online, rawan kecurangan.

Ia mengungkapkan, praktik nepotisme kerap terjadi saat proses pendaftaran siswa, pada tahun ajaran baru sedang berjalan. Sedikitnya ia juga mengaku sudah mendapati berbagai macam aduan di beberapa daerah. Namun, dirinya enggan menyebutkan daerah yang terindikasi melakukan praktik nepotisme.

“PPDB ini juga terobosan baru. Kalau di beberapa daerah, sudah masuk pengaduannya. Tapi saya tidak mau sebut daerahnya. Jujur saja pada bulan puasa kemarin, PPDB online SD contohnya masyarakat pada ngadu,” jelasnya.

Menurutnya, kedatangan KPK kali ini untuk meninjau langsung PPDB online tingkat SMP di Kota Tangerang. Sebab, pihaknya mendapat undangan dari Pemkot Tangerang untuk melihat pelaksanaannya.

“Artinya begini, kalau memang bersih, kenapa harus risih. Keberanian mengundang itu juga merupakan bentuk transparansi. Jujur, kalau di kota Tangerang ini kami belum dapat kabar aduan,” tukasnya di Tangerang Live Room, baru-baru ini.

Meski demikian, kecurangan pada PPDB online bisa dilakukan oknum tertentu. Namun, KPK mencurigai adanya kecurangan yang dilakukan oknum anggota DPRD. KPK akan mewaspadai indikasi nepotisme yang kerap disebut dengan siswa ‘titipan’.

“Kalau di kota Tangerang sementara ini tekanannya lebih banyak dari dewan. Tapi kalau di daerah lain yang bermain itu kebanyakan kepala sekolah. Maka untuk sanksinya, akan ada pencopotan jabatan,” tandasnya. (Helmi)

Tinggalkan Balasan