KONI Tangsel 2025–2030: Mahludin Siap Rangkul Semua Cabor Hadapi Porprov

Mahludin terpilih aklamasi sebagai Ketua KONI Tangsel 2025–2030. Hamka mundur demi persatuan, fokus organisasi kini menuju persiapan Porprov.
Suasana Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) IV KONI Kota Tangerang Selatan yang mengusung tema "Sinergitas Meraih Juara Umum pada Porprov VII Banten Tahun 2026." Musorkot ini mengesahkan Mahludin sebagai Ketua KONI Tangsel terpilih periode 2025–2030. (Foto: Ist)

Kota Tangsel, Semartara.News — Usai terpilih memimpin KONI Kota Tangerang Selatan periode 2025–2030, Mahludin (Ica) menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh cabang olahraga (cabor) demi memperkuat persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Penegasan ini muncul setelah ia ditetapkan sebagai ketua secara aklamasi dalam Musorkot IV pada Rabu (10/12/2025).

Aklamasi terjadi setelah Hamka Handaru, satu-satunya calon ketua lainnya, mengundurkan diri sesaat sebelum proses pemungutan suara yang berlangsung di sebuah hotel kawasan Jakarta Selatan.

Dalam sambutannya, Mahludin menyampaikan rasa hormat kepada Hamka yang ia sebut sebagai mentor dan pemimpin yang mampu melahirkan kader penerus.

“Beliau adalah mentor yang baik. Pemimpin yang baik itu menciptakan dan meneruskan kader. Hari ini, beliau memberi yang terbaik melalui tim formatur,” ujarnya.

Mahludin menambahkan bahwa hubungan saling peduli antara dirinya, para pengurus, dan cabang olahraga merupakan salah satu kekuatan yang mengantarkannya pada dukungan penuh Musorkot.

“Kasih sayang itu kuncinya. Kasih sayang saya kepada cabor, dan kasih sayang cabor kepada saya, membuahkan hasil yang sangat baik hari ini,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa langkah awal kepengurusannya adalah mengonsolidasikan seluruh elemen olahraga Tangsel sebagai persiapan menghadapi Porprov.

“Insya Allah, setelah ini kita langsung bergerak menyiapkan Porprov. Semua harus bergerak bersama,” kata Mahludin.

Sementara itu, Hamka Handaru menjelaskan bahwa keputusannya mundur dari pencalonan adalah pilihan yang ia ambil demi kepentingan yang lebih besar, yakni kemajuan olahraga Tangsel.

“Keputusan ini mungkin tidak populer bagi pendukung saya, tetapi saya harus ambil karena ada hal yang lebih besar dari kepentingan pribadi,” ujar Hamka.

Ia meminta seluruh pendukungnya tetap solid serta mengakhiri segala bentuk dikotomi dan perbedaan yang pernah muncul dalam dinamika organisasi.

“Tidak boleh ada lagi perbedaan-perbedaan. Semua harus menyatu di bawah kepemimpinan saudara saya, Ketua KONI Tangsel terpilih,” katanya.

Hamka juga berpesan agar kepemimpinan baru bersikap adil terhadap seluruh cabang olahraga dan bekerja maksimal mengejar target prestasi di Porprov.

“Bagi yang kecewa, itu wajar. Tapi saya mohon kepada Bang Icha, rangkul semua. Kita punya event besar dan harus serius mengejar ketertinggalan,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan