Kota Tangsel, Semartara.News — Aksi kolaborasi kemanusiaan ditunjukkan Yayasan Al-Hidayah bersama Kecamatan Serpong Utara dengan menyerahkan bantuan bagi korban bencana alam di wilayah Sumatera melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang Selatan. Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana bersama yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Masjid Islamic Center Serpong Utara dan dihadiri Camat Serpong Utara Dahlan, Ketua Dewan Pengawas Baznas Kota Tangerang Selatan Dadang Raharja, serta anggota DPRD Kota Tangsel Dapil Serpong Utara, Peter Abdul Karim.
Ketua Yayasan Al-Hidayah, Herman Susilo, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Kecamatan Serpong Utara telah beberapa kali dilakukan dalam berbagai aksi sosial kemanusiaan. Sebelumnya, sinergi serupa juga terjalin saat penggalangan bantuan untuk Palestina.
“Ini bukan kali pertama kami berkolaborasi dengan Kecamatan Serpong Utara. Sebelumnya kami juga bersama-sama menggalang bantuan untuk Palestina dan berhasil menghimpun hampir Rp200 juta. Untuk bencana di Sumatera, alhamdulillah terkumpul lebih dari Rp265 juta,” ujar Herman, Rabu (28/1/2026).
Ia menambahkan, Yayasan Al-Hidayah secara konsisten bersinergi dengan berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintah, legislatif, hingga masyarakat. Menurutnya, kekompakan warga Serpong Utara menjadi modal utama dalam menggerakkan kepedulian sosial.
“Yayasan Al-Hidayah adalah lembaga sosial kemanusiaan yang memiliki unit kegiatan masjid, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), hingga koperasi. Sejak berdiri, kami aktif menyalurkan bantuan ke berbagai daerah yang membutuhkan,” jelasnya.
Terkait penyaluran bantuan ke Sumatera, Herman menegaskan pihaknya mempercayakan distribusi dana kepada Baznas agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran dan akuntabel.
“Kami serahkan ke Baznas karena mereka lebih memahami kondisi di lapangan. Baznas juga akan menyampaikan laporan penggunaan dana kepada kami,” ungkapnya.
Selain bantuan tunai, Yayasan Al-Hidayah juga menyiapkan bantuan berupa barang layak pakai. Dalam waktu dekat, hampir 100 karung berisi pakaian, sepatu, dan kebutuhan lainnya akan dikirimkan untuk membantu para korban bencana di Sumatera.
“Tidak hanya uang tunai, tetapi juga bantuan barang seperti pakaian dan sepatu,” tambah Herman.
Ia mengungkapkan bahwa penggalangan dana dan barang telah dimulai sejak Desember lalu, bersamaan dengan aksi kemanusiaan untuk Palestina. Namun, bencana di Sumatera membuat penggalangan bantuan dilakukan secara paralel.
“Awalnya fokus ke Palestina, tapi karena ada bencana di Sumatera, akhirnya berjalan bersamaan. Setiap ada kebutuhan kemanusiaan, insyaallah kami selalu berusaha hadir,” pungkasnya.
Sementara itu, Camat Serpong Utara Dahlan mengapresiasi peran Yayasan Al-Hidayah dalam menggerakkan kepedulian sosial masyarakat. Menurutnya, sinergi ini menjadi contoh positif kolaborasi antara lembaga sosial dan pemerintah.
“Ini langkah yang sangat baik untuk mengajak masyarakat peduli. Dari pemerintah, tentu kami mendukung penuh,” ujar Dahlan.
Ia menegaskan, keberhasilan gerakan kemanusiaan sangat bergantung pada kerja sama seluruh elemen, mulai dari yayasan, pemerintah, lurah, RT dan RW, hingga dukungan anggota DPRD.
“Dengan kebersamaan, gerakan sosial seperti ini bisa terus berjalan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Dahlan. (*)







