Kolaborasi Gunadarma dan PKBM Tan Malaka Dorong Pemahaman AI di Pendidikan Nonformal

Dosen Universitas Gunadarma membekali peserta didik PKBM Tan Malaka dengan pemahaman AI untuk meningkatkan literasi digital.
Dr. Agung Slamet Riyadi, ST., MT, Dosen Universitas Gunadarma, memberikan materi pembekalan mengenai Perkembangan Teknologi Artificial Intelligence (AI) kepada peserta didik PKBM Tan Malaka di Tangerang. (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News — Dalam upaya mendukung peningkatan mutu pendidikan nonformal, dosen-dosen dari Universitas Gunadarma (UG) menyelenggarakan sesi pelatihan mengenai Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi para peserta didik di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tan Malaka, yang berlokasi di Binong, Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (10/1/2025).

Pelatihan AI ini merupakan bagian integral dari program pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang diselenggarakan secara berkelanjutan oleh Universitas Gunadarma. Program PkM ini telah berjalan rutin setiap tiga bulan sekali sejak tahun 2012, mencerminkan komitmen UG untuk berkontribusi aktif dalam memajukan kualitas pendidikan di tengah masyarakat.

Mengingat pesatnya perkembangan teknologi AI yang kini merambah berbagai bidang, mulai dari sektor komersial hingga pendidikan, pembekalan ini dinilai sangat krusial.

Memahami AI sebagai Kolaborator, Bukan Pengganti

Salah satu narasumber utama, Dr. Agung Slamet Riyadi, ST., MT, menyoroti pentingnya pandangan yang proporsional terhadap AI. Ia menekankan bahwa peserta didik harus memahami AI sebagai alat bantu yang mendukung dan mempermudah pekerjaan manusia, bukan sebagai teknologi yang menggantikan peran fundamental manusia.

“AI harus diposisikan sebagai perangkat pendukung. Peran utama dalam berpikir kritis, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab atas pemanfaatan teknologi tersebut harus tetap dipegang oleh manusia,” jelas Agung.

Selain aspek fungsional, ia juga menggarisbawahi urgensi etika dalam penggunaan kecerdasan buatan, khususnya dalam ekosistem digital di mana AI dapat diakses dan disebarkan dengan sangat cepat. Agung menjelaskan bahwa secara definisi, AI adalah sebuah disiplin ilmu komputer yang berfokus pada pengembangan mesin agar mampu meniru dan menunjukkan perilaku cerdas layaknya manusia.

Konsistensi dan Komitmen Berbagi Pengetahuan

Margi Cahyanti, SKom., MMSI, yang juga merupakan bagian dari tim pengabdian, menambahkan bahwa sinergi antara Universitas Gunadarma dan PKBM Tan Malaka telah terjalin dengan konsisten melalui program PkM ini.

“Kerja sama ini telah berjalan teratur setiap tiga bulan sejak 2012. Ini adalah perwujudan komitmen kami untuk terus mentransfer pengetahuan, khususnya dalam ranah teknologi dan digital, sehingga peserta didik memiliki bekal yang relevan dengan dinamika zaman,” tutur Margi.

Ia juga menekankan bahwa tujuan kegiatan ini tidak hanya sebatas memberikan pemahaman teoritis, melainkan juga membangun kesadaran bagi peserta didik untuk memanfaatkan teknologi secara bijaksana.

Mempersiapkan Daya Saing Peserta Didik

Fery Wardhana, selaku Pendiri dan Pengelola PKBM Tan Malaka, menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan komitmennya untuk terus membekali peserta didik dengan pengetahuan dan keterampilan AI. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan daya saing mereka.

Menurut Fery, kecerdasan buatan menawarkan peluang eksplorasi bakat dan keterampilan yang besar, membantu peserta didik agar dapat beradaptasi dan mengikuti kemajuan di dunia digital.

“Kami berharap peserta didik kami tidak hanya berperan sebagai pengguna pasif, tetapi juga mampu memahami dan memanfaatkan AI dengan bijak dan produktif,” pungkas Fery. (*)

Tinggalkan Balasan