Jakarta, Semartara.News – Laut China Selatan Tegang kembali, Kapal induk Amerika Serikat USS Ronald Reagan kembali di kirim. Ini terkait serangkaian operasi pertahanan udara maritim yang dilakukan mulai Jumat (14/8/2020).
Masuknya Reagan ke Laut China Selatan terjadi pada saat ketegangan antara Washington dan Beijing meningkat. Sebelumnya Presiden Donald Trump telah mengumumkan menolak hampir semua klaim maritim China di laut.
seperti di lansir CNBC Indonesia, Operasi di Laut China Selatan terus menunjukkan komitmen AS yang abadi kepada sekutu dan mitra serta pendekatan kooperatif untuk stabilitas regional dan kebebasan laut,” kata dinas laut dalam rilis dilansir dari Navy Times, Selasa (18/8/2020).
AS men-cap China mengklaim secara sepihak hampir seluruh wilayah Laut China Selatan. Dengan konsep sembilan garis putus-putus, China memang mengklaim 80% wilayah perairan ini.
Akibatnya, China bersitegang dengan sejumlah negara seperti Vietnam, Malaysia, Filipina dan Brunei. Wilayah ini sendiri merupakan jalur perdagangan dengan nilai mencapai US# 3 trliun per tahun.
Hal ini mengundang AS masuk ke kawasan. AS mengajak sejumlah sekutu seperti Australia dengan klaim menjaga kebebasan navigasi Indo Pasifik. USS Ronald Reagan berbasis di Jepang. Kapal ini berada di Laut China Selatan pada pertengahan Juli, ketika melakukan operasi dengan kapal induk AS lain USS Nimitz.