Apalagi, sambungnya, Situ Embung Batusari merupakan destinasi wisata baru Kota Tangerang, yang di dalamnya terdapat taman bermain, monumen atau tugu kampung beksi yang pemandangan danau dan dermaga beralas rumput sintetis untuk bersantai para pengunjungnya.
Hal itu dibenarkan oleh Ketua Rukun Warga (RW) 06, Maruf. Ia mengatakan setiap warga atau pengunjung yang datang ke lokasi selalu melepas alas kaki ketika memasuki area Dermaga Situ Embung Batusari.
“Selama ini, kita menerapkan melepas sandal atau sepatu ketika masuk di area itu. Tujuannya, supaya rumput sintetis tersebut tidak cepat kotor dan rusak,” kata dia.
Karenanya, ia merasa kecewa atas perilaku para pejabat di Kota Tangerang tersebut. Seharusnya, tambah dia, mereka dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakatnya.
“Seharusnya, mah, ngeliat juga itu. Ketika ada sendal atau sepatu yang berserakan di tangga, sebelum masuk ke dermaga, sebagai pemimpin melihat warganya melepas alas kaki harusnya dia ikutan juga. Kita saling menjaga,” tandas Maruf.