SEMARTARA – Kebakaran hebat melanda lapak pengolahan limbah plastik di Kampung Baru RT 4/8, Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, Selasa (24/9/2019). Dua pekerja tewas dan satu orang terluka parah akibat kebakaran tersebut.
Kebakara lapak pengolahan limbah plastik seluas 1 hekater lebih itu bermula dari ledakan mesin penggiling plastik. Saksi mata kejadi tersebut, Amran menuturkan, sekira pukul 1 siang, saat ia menggiling plastik di lapak milik Suryadi terdengar suara ledakan.
“Kejadian di lapak pak Harto (Suharto), mesin lagi menggiling itu meledak, saya jarak 10 meter di mesin pak Suryadi,” tuturnya.
Amran menyebut, saat terjadi ledakan, 3 orang pekerja berada dekat dengan mesin penggiling. Tiga orang tersebut diduga Amran adalah Samba, Ali, dan Rohim. Samba, kata Amran sudah tak bernyawa saat dievakuasi. Sementara Ali dan Rohim masih bernyawa saat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang. Belakangan, Ali diketahui meninggal di rumah sakit saat menjalani perawatan.
Tak puas menelan 3 korban, si jago merah terus mengamuk hingga membakar pemukiman sekitar pabrik daur ulang limbah plastik tersebut. Camat Benda Tedy Rahmayadi menyebut, sedikitnya empat rumah terbakar dan dua pabrik ludes dilahap si jago merah.
Pantauan semartara.com api belum padam hingga petang. Komandan Regu UPT Pemadam Kebakaran Batuceper, Muslim mengatakan, sebanyak 50 personel dan 12 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi tersebut.

Selama lebih dari 6 jam para petugas berjibaku memadamkan api. Kesulitan salah satunya diduga lantaran material plastik yang terbakar. (irfan)