Gubernur Banten Cup 2026 Resmi Digelar, Sachrudin Dorong Kota Tangerang Jadi Magnet Sport Tourism

Kejurnas Tenis Meja Gubernur Banten Cup 2026 digelar di Tangerang, dorong sport tourism dan kesiapan menuju PON 2032.
Suasana pembukaan Kejuaraan Nasional Tenis Meja Gubernur Banten Cup 2026 di GOR Gondrong, Kota Tangerang, Jumat (3/4/2026), yang menegaskan komitmen pengembangan sport tourism dan kesiapan Banten menuju tuan rumah PON. (Foto: Ist)

Kota Tangerang, Semartara.News – Tangerang kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai penyelenggara ajang olahraga bergengsi. Kejuaraan Nasional Tenis Meja Gubernur Banten Cup 2026 resmi dibuka di GOR Gondrong pada Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi penguat program sport tourism serta menegaskan kesiapan Banten untuk mengambil peran lebih besar sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON).

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menegaskan komitmennya menjadikan olahraga sebagai motor penggerak ekonomi baru sekaligus sarana memperkuat daya tarik kota.

“Alhamdulillah, Tangerang semakin sering dipercaya menggelar event-event prestisius. Kami terus mendorong sport tourism, karena olahraga bukan hanya soal mengejar medali, tetapi juga bisa menjadi daya tarik wisata yang menggerakkan ekonomi dan mengenalkan potensi kota,” ujar Sachrudin.

Kejuaraan yang dibuka langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni, diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah di Indonesia hingga peserta mancanegara. Antusiasme ini kian meneguhkan Tangerang sebagai salah satu pusat penyelenggaraan event olahraga berskala nasional. Sachrudin menyebut kepercayaan tersebut sebagai modal penting untuk mendukung target Banten menjadi tuan rumah PON 2032.

Gubernur Andra Soni juga menyatakan optimisme bahwa target tersebut dapat tercapai, seiring pembinaan atlet yang semakin serius dan dukungan fasilitas olahraga yang memadai.

“InsyaAllah Banten siap menjadi tuan rumah PON 2032. Bersama Ketua KONI, kami sedang melobi Pemerintah Pusat agar Banten dapat berpasangan dengan Lampung. Semoga nanti lahir prestasi anak bangsa di sana,” katanya.

Ia turut mengapresiasi peran Pemerintah Kota Tangerang dalam menyukseskan penyelenggaraan kejuaraan, termasuk dalam menarik partisipasi atlet dari luar negeri.

“Terima kasih untuk panitia, sponsor, dan terutama Wali Kota. Kegiatan ini dihadiri sekitar 700 atlet dari seluruh Indonesia, ditambah peserta dari Korea,” lanjutnya.

Panitia mencatat total 665 atlet ambil bagian selama tiga hari pelaksanaan, termasuk peserta paralimpik serta tim dari Korea Selatan dan Korea Utara.

Acara puncak ditutup dengan pertandingan ekshibisi tenis meja yang dimainkan langsung oleh wali kota dan gubernur. Momen ini menambah kemeriahan sekaligus menegaskan semangat sportivitas yang ingin terus ditanamkan di Tangerang. (*)

Tinggalkan Balasan