SEMARTARA, Kota Tangerang – Budi Purwadi (34), seorang pria yang ditemukan tewas tergantung di atas pintu kamar mandi dengan seutas tali rapia. Warga yang bertempat tinggal di wilayah RT 02/01, Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang ini diduga frustasi dengan penyakit asma yang dideritanya selama bertahun-tahun.
Kapolsek Karawaci Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Salim menjelaskan, korban yang merupakan seorang pengangguran ini mengalami stres lantaran penyakit asma yang dideritanya.
“Diduga korban gantung diri karena sakit asmanya yang tak kunjung sembuh. Jadi korban merasa stres, kurang lebih sejak 3 tahun korban sesak napas,” ungkap Kapolsek, saat dikonfirmasi wartawan di ruangnya, Senin (19/11).
Menurut ia, mayat korban ditemukan pertama kali dalam kondisi tergantung oleh anaknya bernama Fadil (11). Kemudian Fadil menangis histeris sambil mengadukan peristiwa itu kepada Sukarta, seorang pria berusia 70 tahun yang merupakan kakeknya.
“Korban pertama kali ditemukan sama anaknya yang bernama Fadil sepulang sekolah. Melihat ayahnya tergantung di kamar mandi, Fadil langsung berlari mengadu pada Kakek nya,” ujar Salim.
Setelah mendapat informasi tersebut, lanjut Salim, Sukarta langsung bergegas mengecek ke kamar mandi korban. Sukarta terkejut melihat korban dalam kondisi tergantung, ia pun berupaya memberikan pertolongan kepada korban dengan memotong dan melepas tali rapia yang menjerat leher ‘sang’ korban.
“Sukarta berusaha menolong, namun korban tidak dapat tertolong. Selanjutnya Sukarta melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Karawaci,” jelasnya.
Adapun langkah yang telah dilakukan pihak kepolisian, kata Salim, setelah tiba di rumah korban, pihaknya langsung melakukan evakuasi untuk kemudian membawa korban ke RSUD Tangerang.
“Korban bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan tali plastik karena sakit asma yang kian memburuk dan tak kunjung sembuh,” pungkas Kapolsek.
Menurut informasi yang terhimpun, korban memiliki profesi sebagai buruh serabutan. Ayah satu anak ini menderita penyakit asma selama bertahun-tahun. Korban memiliki seorang istri yang bekerja di salah satu perusahaan ternama wilayah Kota Tangerang. (Helmi)