SEMARTARA – PT Ciputra Residence menggandeng Toyota Housing Indonesia mengembangkan teknologi bangunan hunian. Kerjasama ini direalisasikan di belasan unit rumah di Bali Dwipa, Citra Raya, Cikupa.
Sejumlah teknologi bangunan Jepang diadopsi pengembang Ciputra. Rumah besutan Toyota Housing Indonesia tersebut diklaim anti gempa, Anti bocor serta anti retak. Rumah itu juga diklaim lebih efisien meredam terik matahari.

President Director PT Ciputra Residence, Budiarsa Sastrawinata mengklaim, penerapan teknologi ini mampu memangkas masa pembangunan lebih singkat, sehingga unit dapat diserahterimakan dalam 12 bulan.
“Waktu pembangunannya relatif singkat, satu unit bisa hanya butuh waktu sekitar enam bulan,” terangnya.
Budiarsa menambahkan, standar Eco Culture Toyota Housing sejalan dengan standar pihaknya dalam menjaga kualitas setiap kawasan perumahan.
Toyota Housing Indonesia, dinilai Budiarsa, memiliki standard teknologi terapan, serta pengawasan yang ketat dalam setiap detail pembangunannya.
“Jika teknologi Jepang dikombinasikan dengan standard kualitas kami, dan pengawasan yang ketat dari Toyota Housing Indonesia, kami yakin ini akan menjadi sebuah kekuatan besar bagi Bali Dwipa,” ujarnya.
President Director Toyota Housing Indonesia Kazutoshi Shibata menimpali, teknologi rancang bangun perusahaannya memiliki keunggulan yang sudah teruji.
“Kami sangat bangga dapat bekerja sama dengan Ciputra. Kami harap hal ini dapat memberikan kontribusi yang baik bagi keberhasilan kedua perusahaan pada masa mendatang,” tegas Shibata.
Shibata menjelaskan, teknologi rancang bangun Toyota Housing Indonesia menggunakan struktur tahan gempa (steel frame structure) dengan rangka baja ringan yang dibuat berdaya tahan tinggi.
Kemudian rangka dilapisi dengan panel GRC untuk menjamin kerataan dinding. Sistem konstruksi ini juga telah teruji dalam tes tahan gempa di Jepang.
Struktur dinding yang dipakai juga difungsikan sebagai insulasi panas. Bagian dinding diisi dengan materi glass wool yang memiliki sifat menghalang panas sehingga suhu di dalam rumah lebih stabil.
Toyota Housing juga melakukan penanggulangan terhadap risiko kebocoran melalui pelapisan membran anti air yang dipasang pada seluruh permukaan atap dan uji ketahanan angin dan hujan.
Tersedia tiga pilihan tipe unit ukuran 132/128, 105/128, dan 170/360 dengan harga mulai dari Rp 1,7 miliar. (irfan)