SEMARTARA – Bisnis kuliner ternyata juga perlu inovasi. Karena, selain sebagai daya tarik, pengunjung juga ingin mencicipi menu yang tidak melulu itu-itu saja. Hal ini pula yang dilakukan oleh Cak Gunawan, pemilik “Kedai Dua Desa” di Jalan Cengbih, Kampung Cirarab, Desa Cirarab, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang.
Setelah sebelumnya memiliki enam varian baso yang “mak nyus”, kini pria asal Kepanjen, Malang, Jawa Timur ini memunculkan varian baru yang diberi nama “Bakso Pelangi”. Sesuai dengan namanya tentu, baso pelangi ini memiliki aneka warna yang cantik, dan bikin penasaran untuk menggoyang lidah. Tak hanya basonya saja yang pelangi, tapi juga siomay pelangi. Ya, warna-warni bak bianglala yang dalam teori ilmu fisika timbul karena gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit atau medium lainnya.
Tak hanya rasanya saja nonjok di lidah, bakso pelangi ini juga bisa buat ‘modusin’ orang-orang yang sedang di-pe-de-ka-te-in. Terutama para jomblo, karena warna-warni baso pelangi ini penuh dengan cinta.
“Ini varian baru, namanya bakso pelangi. Baksonya warna-warni, siomay juga warna-warni seperti pelangi,” ujar Cak Gunawan, Selasa 23 Juni 2020.
Sama dengan bakso-bakso pada umumnya, kuliner yang memiliki akar dari seni kuliner Tionghoa-Indonesia tersebut bisa disajikan dengan mie, bihun, sayuran seperti taoge, cesim, tahu, dan telur, atau juga bisa disajikan dengan ‘pentol’ dan kuahnya saja.
Nah, dengan munculnya varian baru “Bakso Pelangi” ini, Kedai Bakso Dua Desa milik Cak Gunaawan tersebut, kini terdapat enam varian rasa yang siap menggoyang lidah anda: yaitu bakso kerikil, bakso urat biasa, bakso urat jumbo, bakso urat jumbo super pedas (bakso mercon), bakso gledek, bakso bola dunia, dan bakso pelangi.
Bagaimana, anda penasaran dengan enam varian rasa bakso yang “Mak Nyus” di Kedai Bakso Dua Desa Cak Gunawan? Nah, Anda bisa datang di kedai ini di atas pukul 11:30 WIB atau sebelum pukul 22:00 WIB. Selamat mencoba!!