SEMARTARA – Setelah pagelaran akbar Festival Cisadane, Kota Tangerang bakal diramaikan kembali oleh acara Kirab Budaya dan Ruwat Bumi. Acara yang bakal dicatat dalam rekor muri ini digelar 8 September mendatang.
Ketua Panitia Kirab Budaya dan Ruwat Bumi 2109 Benny Susanto mengatakan, acara tersebut bakal menampilkan kebudayaan keturunan Tionghoa Kota Tangerang. Sejumlah benda pusaka Vihara juga bakal diarak berkeliling Kota Tangerang.
Vihara Dhamma Budhi Bhakti didaulat jadi tuan rumah Kirab Budaya dan Ruwat Bumi 2019. Puluhan vihara dari berbagai wilayah diundang untuk meramaikan acara tujuh tahunan tersebut. Benny mengatakan, sebanyak 148 Tandu Dewa atau Ki Oh vihara undangan akan ditampilkan dalam kirab tahun ini.
“Selama ini orang melakukan kirab budaya gak pernah sampe 100 Ki Oh, sekarang kita ini 148 Ki Oh. Itu yang dapat rekor muri. Nanti Kim Sin atau para Dewa datang ke tempat ini, dari Jawa Tengah, Timur, Barat, ada juga Palembang, Lampung dan Jabodetabek ” katanya di Vihara Dhamma Budhi Bhakti, Neglasari, Rabu (21/8/2019).
Selain menampilkan 148 Ki Oh, kebudayaan Cina Benteng lainnya bakal ditampilkan juga. Benny merinci sejumlah kebudayaan itu di antaranya Pengantin Cio Tao.
Sebagai perstiwa kebudayaan, Kirab Budaya dan Ruwat Bumi ini diprediksi menyedot perhatian banyak pihak tak terkecuali penggiat foto. Karenanya, panitia penyelenggara menyisipkan lomba foto dalam acara tersebut. Hadiah jutaan rupiah disiapkan bagi pemenang lomba foto tersebut.
“Untuk lomba foto itu supaya ramai juga, kita mengajak para penggiat foto untuk ikut serta dalam kirab kita,” tukasnya. (irfan)