Bupati Tangerang Lantik 11 Lulusan PTDI-STTD, Tekankan ASN Harus Solutif dan Berintegritas

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid lantik 11 lulusan PTDI-STTD. ASN baru diminta solutif, responsif, adaptif, berintegritas.
Pelaksanaan upacara pelantikan dan pengambilan sumpah 11 lulusan PTDI-STTD dari formasi tahun anggaran 2024 di Pendopo Kabupaten Tangerang. Suasana penuh khidmat dan serius saat prosesi berlangsung. (Foto: Ist)

Tangerang, Semartara.News – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi melantik dan mengambil sumpah bagi 11 lulusan Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) dari formasi tahun anggaran 2024. Selain itu, beliau juga menyerahkan Keputusan Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari lulusan PTDI-STTD untuk formasi tahun anggaran 2025 di Pendopo Kabupaten Tangerang, Jumat (13/2/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengingatkan bahwa status sebagai ASN bukan sekadar pekerjaan untuk mencari nafkah, melainkan sebuah amanah besar dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan selamat dan semoga sukses. Ingatlah, menjadi ASN bukan hanya pekerjaan biasa, tetapi sebuah bentuk pengabdian dan tanggung jawab terhadap masyarakat,” katanya.

Bupati menegaskan bahwa sumpah yang diucapkan oleh para ASN tidak sekadar formalitas. Ia menuntut adanya komitmen moral, spiritual, dan profesional yang nyata dalam setiap tindakan. Ia juga berharap para ASN dapat menjalankan tugas dengan keikhlasan dan menjunjung tinggi integritas.

“Sumpah dan janji ini merupakan komitmen moral. Saya berharap saudara-saudara selalu bersyukur dan menjalankan tugas sebaik mungkin,” tambahnya.

Para ASN diharapkan mampu:

– Menjadi solusi: mampu memberikan jalan keluar atas permasalahan yang muncul di lapangan.
– Responsif: tanggap terhadap keluhan dan kebutuhan masyarakat secara cepat.
– Adaptif: terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi dan zaman.

Selain itu, beliau mengingatkan pentingnya menghayati nilai-nilai ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).

Sebagai penutup, Bupati meminta seluruh jajaran untuk mematuhi peraturan perundang-undangan dan menjaga etika agar citra institusi tetap terjaga. Beliau juga menegaskan perlunya menjadi teladan di tengah masyarakat, terus belajar, meningkatkan kompetensi, serta tidak berhenti berinovasi demi pelayanan publik yang lebih berkualitas di Kabupaten Tangerang.

“Jadilah teladan, terus belajar, dan tingkatkan inovasi demi pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan